BACA JUGA:Simulasi Kredit Mobil Toyota Raize: DP Mulai dari Rp 27 Jutaan
Jangan pernah mencoba membuka tutup radiator saat mesin masih panas karena tekanan cairan yang tinggi dapat menyebabkan semburan air panas, yang berisiko melukai.
Tunggu setidaknya 30 menit setelah mesin dimatikan sebelum memulai pekerjaan.
2. Letakkan Mobil di Tempat yang Aman
Pastikan mobil berada di permukaan yang rata, dan gunakan rem tangan untuk mencegah mobil bergerak. Letakkan ember atau wadah di bawah radiator untuk menampung cairan bekas.
BACA JUGA:Intip Beberapa Koleksi Kendaraan Mobil Mewah Milik Thariq Halilintar, Suami dari Aaliyah Massaid
3. Buka Tutup Radiator dan Saluran Pembuangan
Buka tutup radiator dengan hati-hati.
Cari saluran pembuangan (drain plug) di bagian bawah radiator. Biasanya, saluran ini berbentuk seperti baut atau katup.
Gunakan kunci pas atau obeng untuk membuka saluran pembuangan, dan biarkan cairan bekas mengalir ke ember.
BACA JUGA:Bocoran Harga Chery J6: Mobil Listrik Bergaya Off-Road dengan Harga Terjangkau
BACA JUGA:Mobil Listrik Porsche Taycan 4S Milik Rossa, Intip Spesifikasi dan Fitur Canggihnya
4. Bilas Radiator dengan Air Bersih
Setelah semua cairan bekas keluar, tutup kembali saluran pembuangan. Gunakan air bersih untuk membilas radiator.
Masukkan air melalui lubang radiator sambil membuka kembali saluran pembuangan.
Ulangi proses ini beberapa kali hingga air yang keluar menjadi jernih, menandakan tidak ada sisa kotoran atau endapan yang tertinggal.
BACA JUGA:5 Cara Membuat Mobil MPV Jadi Lebih Irit Bahan Bakar
BACA JUGA:5 Mobil Sedan Listrik Dengan Harga Termurah di Indonesia Saat Ini