BACA JUGA:Mobil Tiba-Tiba Tidak Bisa Menyala? Lakukan 5 Hal Ini, Dijamin Langsung Berhasil!
Kotoran atau kerak dari cairan pendingin yang mengendap dalam radiator bisa menyumbat saluran pendinginan.
Sehingga radiator tidak dapat melakukan tugasnya dengan maksimal.
Pada mobil yang tidak digunakan dalam waktu lama, endapan kotoran dalam radiator dapat memperburuk kinerja pendinginan.
Hal ini dapat terjadi karena cairan pendingin yang ada dalam sistem mungkin telah mengalami pengendapan atau pengeringan akibat pengaruh suhu atau kelembaban.
BACA JUGA:Perbandingan Kecepatan Mobil Formula E dengan Formula 1: Mana yang Lebih Cepat?
BACA JUGA:7 Penyebab Utama Kerusakan CVT Mobil Honda
5. Penggunaan Cairan Pendingin yang Tidak Tepat atau Kualitas Rendah
Cairan pendingin (coolant) atau anti-freeze adalah bahan yang sangat penting untuk menjaga suhu mesin tetap stabil.
Penggunaan cairan pendingin yang tidak sesuai atau kualitas yang rendah dapat menyebabkan sistem pendinginan tidak berfungsi dengan baik.
Cairan pendingin yang sudah usang atau tidak terjaga kualitasnya bisa kehilangan kemampuannya untuk menyerap dan membuang panas.
BACA JUGA:Pentingnya Mengganti Timing Belt Mobil Tepat Waktu, Kamu Harus Tahu!
BACA JUGA:5 Cara Mudah Tune-up Mobil Sendiri di Rumah, Tanpa Ribet!
Pada mobil yang jarang digunakan, cairan pendingin yang ada dalam sistem bisa mengalami pengendapan atau oksidasi, sehingga kualitasnya menurun.
Penggunaan cairan pendingin yang tidak tepat juga bisa menyebabkan korosi pada bagian-bagian dalam sistem pendinginan, termasuk pompa air dan radiator.
Tanpa cairan pendingin yang efektif, mesin bisa cepat panas dan berisiko mengalami overheat.
Mesin mobil yang overheat meskipun tidak pernah digunakan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kebocoran sistem pendinginan hingga penggunaan cairan pendingin yang tidak tepat.