BACA JUGA:8 Penyebab Utama Mesin Mobil Menjadi Overheat
Umumnya, hindari mengemudikan mobil lebih dari 3.000 rpm untuk mesin bensin, dan 2.500 rpm untuk mesin diesel selama periode ini.
3. Mengabaikan Variasi Kecepatan
Selama masa inreyen, penting untuk menghindari pengemudian dalam kecepatan yang monoton.
Banyak pemilik mobil baru melakukan kesalahan dengan hanya mengemudikan mobil di kecepatan yang sama, tanpa variasi.
BACA JUGA:Irit Banget! Ini Konsumsi BBM Mobil Suzuki Ertiga 2013 yang Buat Konsumen Tergoda
BACA JUGA:Update Harga Mitsubishi Mirage Facelift Bekas, Mobil Murah yang Cocok untuk Antar Jemput Anak
Dampak Negatif dari Pengemudian Monoton
- Peningkatan Gesekan: Mengemudikan mobil pada kecepatan yang sama dalam waktu lama dapat meningkatkan gesekan antara komponen mesin, yang dapat mempercepat keausan.
- Tidak Optimalnya Penyesuaian Komponen: Variasi dalam kecepatan membantu mesin beradaptasi dengan berbagai kondisi, sehingga meningkatkan efisiensi dan kinerja.
Usahakan untuk bervariasi dalam kecepatan saat mengemudikan mobil baru.
BACA JUGA:Koleksi Kendaraan Tora Sudiro untuk Gaya Hidup Mewah dengan Mobil Sport hingga Motor Custom
BACA JUGA:Kecanggihan Mobil Listrik Tesla 3 yang Bikin Raffi Ahmad hingga Deddy Corbuzier Kepincut
Cobalah untuk mengubah kecepatan antara rendah, sedang, dan tinggi secara berkala untuk membantu mesin beradaptasi.
4. Mengabaikan Beban Berlebih
Mengemudikan mobil baru dengan beban berlebih adalah kesalahan umum yang sering dilakukan.
Banyak pemilik tidak menyadari bahwa membawa muatan yang berat dapat memberikan tekanan ekstra pada mesin dan komponen lainnya.
BACA JUGA:12 Penyebab Kipas Radioator Mobil menjadi Tidak Berfungsi
BACA JUGA:8 Cara Mengatasi Rem Tangan Mobil yang Macet