Ririn Isma Sundari Ners M Kep Dosen Keperawatan Jiwa SHB Purwokerto, Ririn Isma Sundari ingin penderita gangguan jiwa di Indonesia bebas dari pasung. Karena itu, dia berharap agar masyarakat memahami arti pentingnya keperawatan jiwa. Ririn menceritakan, keingintahuannya tentang ilmu jiwa membawanya untuk melanjutkan pendidikan ke kelimuan jiwa. Ia melihat, keperawatan jiwa masih belum menjadi perhatian. Padahal, di berbagai daerah termasuk Banyumas, masih banyak orang dengan gangguan jiwa kurang yang diperhatikan, menggelandang bahkan masih ada yang dipasung. "Banyak penderita gangguan jiwa yang masih kurang perhatian. Itu membuat saya terbangun untuk mengambil jurusan keperawatan jiwa ini," ungkapnya. Ia dan teman-teman seprofesinya bergabung dalam Ikatan Keperawatan Jiwa Indonesia. Mereka mempunyai cita-cita untuk mewujudkan Indonesia bebas pasung. Selain mengajar, ibu satu anak ini juga aktif dalam Ikatan Keperawatan Jiwa Indonesia di tingkat provinsi.(stw)
Ingin Indonesia Bebas Pasung
Sabtu 30-01-2016,12:37 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 15-10-2026,15:18 WIB
Warung Makan Padang Terbakar di Sawangan Purwokerto, Api Hanguskan Kios Bambu
Kamis 15-10-2026,11:17 WIB
Anggaran Hibah dan Bansos Kebumen Dipangkas Rp26,96 Miliar
Kamis 15-10-2026,15:56 WIB
Warga di Kebumen Putuskan Kubur Hiu Totol, namun Terkendala Alat Berat
Kamis 15-10-2026,09:02 WIB
Pembangunan Pasar Kroya Cilacap Capai 86 Persen
Kamis 15-10-2026,08:01 WIB
Rumah Produksi Jamu Ilegal di Kroya Cilacap Digrebek, Omzet Capai Rp 100 Juta Sebulan
Terkini
Kamis 15-10-2026,19:03 WIB
Jateng Akan Dijadikan Role Model Penanganan Tuberkulosis
Kamis 15-10-2026,18:47 WIB
Kombes Pol Dhovan Oktavianton Jabat Kapolresta Banyumas, Mutasi Polri Mencakup 13 Jabatan Strategis
Kamis 15-10-2026,18:43 WIB
Premi Asuransi Jagung Jateng Rp505.800, Hanya 14 Provinsi Memenuhi Syarat Perhitungan
Kamis 15-10-2026,18:28 WIB
Siasat Etalase Digital Sadewo Menggaet Raksasa Swasta demi Bedah Rumah di Banyumas
Kamis 15-10-2026,18:28 WIB