Selain itu, berhati-hatilah dalam mengendalikan kecepatan dan hindari percepatan yang tiba-tiba.
Dengan demikian, kalian bisa menjaga kesehatan mesin dan mencegah terjadinya masalah kompresi yang tidak diinginkan.
5. Hindari Mesin Overload
Menghindari mesin overload adalah langkah penting lainnya untuk mencegah terjadinya loss compression pada motor matic.
Overload dapat terjadi ketika mesin dipaksa bekerja melebihi kapasitasnya, misalnya dengan mengangkut beban berat atau menarik beban yang terlalu berat.
Hal ini dapat menyebabkan stres yang berlebihan pada komponen mesin dan akhirnya mengurangi kompresi.
Pastikan untuk tidak melebihi batas beban maksimum yang direkomendasikan oleh produsen, dan hindari mengangkut barang-barang yang terlalu berat.
Dengan menghindari mesin overload, kalian bisa menjaga kesehatan mesin dan mencegah terjadinya masalah kompresi yang dapat merugikan.
6. Periksa dan Ganti Bagian yang Rusak Dengan Cepat
Periksa dan ganti bagian yang rusak dengan cepat adalah langkah terakhir yang sangat penting untuk mencegah terjadinya loss compression pada motor matic.
Ketika kalian mendeteksi adanya masalah pada motor matic, seperti suara mesin yang tidak biasa atau performa yang menurun, segera periksakan ke bengkel terpercaya.
Membiarkan masalah kecil tidak teratasi dapat menyebabkan kerusakan yang lebih serius pada mesin, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan loss compression.
Pastikan untuk melakukan pemeliharaan preventif secara teratur dan mengganti bagian yang aus atau rusak sesuai dengan jadwal yang direkomendasikan oleh produsen.
Dengan demikian, kalian bisa menjaga performa dan umur mesin motor matic dalam kondisi optimal.
BACA JUGA:10 Teknologi dan Fitur Canggih Motor Matic Terbaru untuk Meningkatkan Keselamatan Berkendara
BACA JUGA:Kenapa Air Radiator Motor Matic Perlu Diganti Secara Berkala? Ini Jawabannya