5 Perbedaan Oli Mesin dengan Oli Gardan pada Motor Matic

Selasa 07-05-2024,16:10 WIB
Reporter : Dhani Dwi
Editor : Susi Dwi Apriani

- Oli Mesin

Oli mesin mengandung aditif tambahan seperti deterjen dan dispersan. Aditif ini berfungsi untuk membersihkan endapan dan menjaga kebersihan bagian-bagian mesin dari kotoran dan kerak yang terbentuk akibat panas dan gesekan.

Selain itu, oli mesin juga mengandung bahan antioksidan dan inhibitor korosi untuk melindungi komponen mesin dari kerusakan akibat oksidasi dan korosi.

- Oli Gardan

Oli gardan diformulasikan khusus untuk menahan tekanan dan beban yang tinggi serta menahan panas yang dihasilkan oleh gesekan gigi-gigi pada gardan. 

Biasanya, oli gardan mengandung aditif ekstreme pressure (EP) yang membantu melindungi gigi-gigi dari keausan dan kerusakan akibat tekanan yang tinggi.

Selain itu, oli gardan juga mengandung bahan pelumas yang tahan terhadap tekanan dan panas, serta aditif antioksidan untuk mencegah oksidasi oli dalam kondisi operasional yang berat.

5. Frekuensi Pergantian

- Oli Mesin 

Umumnya, oli mesin perlu diganti lebih sering daripada oli gardan. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa oli mesin lebih cepat terkontaminasi oleh partikel-partikel kecil dan panas yang dihasilkan oleh mesin. 

Rekomendasi umum adalah mengganti oli mesin setiap 5.000 hingga 10.000 kilometer tergantung pada jenis oli dan kondisi penggunaan kendaraan.

- Oli Gardan

Oli gardan memiliki umur pakai yang lebih panjang karena tidak terkena panas dan gesekan sebanyak oli mesin. 

Namun, tetap penting untuk menggantinya sesuai dengan rekomendasi pabrikan untuk memastikan kinerja gardan yang optimal. 

Umumnya, oli gardan perlu diganti setiap 30.000 hingga 50.000 kilometer tergantung pada kondisi operasional kendaraan dan jenis transmisi yang digunakan.

BACA JUGA:4 Penyebab Utama Kerusakan Pada Transmisi Otomatis Motor Matic yang Anda Perlu Tahu

Kategori :