Nilai maksimalnya terjadi saat sepeda motor mencapai jarak 5000 km. Jika Anda lupa jarak tempuh ganti oli, ingatlah untuk melakukan perawatan rutin ini setiap 2-3 bulan sekali, dan gunakan oli yang sesuai dengan spesifikasi sepeda motor matic Anda.
3. Jangan sampai kehabisan bensin
Saat merawat sepeda motor matic sering kali sepeda motor kehabisan bensin. Jangan sampai sepeda motor matic anda mati di jalan karena kehabisan bahan bakar, karena dapat merusak mesin sepeda motor.
4. Pengecekan kondisi V-belt dan pulley
Pemilik sepeda motor matic hendaknya tidak mengabaikan pentingnya pengecekan kondisi V-belt. Karet V-belt bisa saja putus di tengah jalan sehingga menyebabkan sepeda motor matic Anda terhenti dan menghalangi Anda untuk melaju.
BACA JUGA:7 Faktor yang Membuat Motor Matic Lebih Nyaman Dibandingkan Motor Konvensional
BACA JUGA:Membersihkan Motor Matic yang Berkarat Ternyata Tidak Sulit, Ini Langkah-Langkahnya
Jika Anda perlu mengganti V-belt, sebaiknya gunakan suku cadang asli. Mengamankan sepeda motor matic Anda dengan lebih aman dan memastikan umur panjangnya.
5. Perawatan Aki
Mengetahui kondisi aki sepeda motor matic memang tidak mudah, sehingga sebagian besar pengendara sepeda motor matic pasti pernah mengalami aki sepeda motor mati.
Tentu saja, jika hal itu terjadi, sepeda akan kehilangan tenaga dan lampu menjadi redup erta ketika aki matic sepeda anda mati adalah anda harus menggunakan kickstarter untuk menghidupkan sepeda motor matic.
6. Menstabilkan kecepatan gas
Hal ini biasa dilakukan oleh pengendara sepeda motor matic. Artinya, jika kecepatan sepeda motor tiba-tiba berkurang dalam kondisi tinggi dan sebaliknya.
BACA JUGA:Jarang Diketahui! Inilah 6 Tanda V-Belt Motor Matic Sudah Mau Lepas
BACA JUGA:Wajib Tahu Nih! 6 Faktor Penyebab Karat Pada Motor Matic
Hal ini karena Anda memperpendek umur mesin motor matic tanpa Anda sadari. Kecepatan yang tidak stabil tidak hanya merusak mesin, namun juga merusak sabuk penggerak sepeda motor.