BACA JUGA:7 Cara Mencuci Motor Listrik Agar Tidak Korslet, Aman Tanpa Takut Kesetrum
Anda dapat mencegah panas berlebih dengan menggunakan sistem ventilasi dan pendingin yang tepat di tempat motor Anda beroperasi.
Sistem ventilasi akan menjadi cadangan jika sistem pendingin Anda gagal. Anda juga dapat menjaga lingkungan kerja tetap sejuk agar motor tidak terlalu panas, termasuk menyalakan AC atau memberikan aliran udara yang cukup.
4. Pelumasan yang Tidak Tepat
Pelumasan yang berlebihan atau kurang dapat menyebabkan kerusakan yang tidak perlu pada motor listrik dan menyebabkan kerusakan dini.
BACA JUGA:INI 4 ALASAN Mengapa Motor Listrik Tidak Boleh Menerobos Banjir
Pelumasan yang terlalu banyak dapat menyebabkan panas berlebih dan menghasilkan minyak berlebih yang memaksa motor Anda bekerja lebih keras dan mengonsumsi lebih banyak energi daripada yang diperlukan.
Pelumasan yang terlalu sedikit dapat menyebabkan gesekan berlebihan yang mengakibatkan kegagalan dini bantalan. Penting untuk memahami berapa banyak pelumasan yang dibutuhkan motor listrik Anda.
Anda sebaiknya mempertimbangkan seberapa sering Anda perlu melumasi motor Anda dan kontaminan apa pun yang mungkin ditemui saat beroperasi. Sistem yang dipelihara dengan baik akan lebih mungkin terhindar dari kegagalan.
5. Kotoran dan Kontaminan
Kotoran dan kontaminan lainnya adalah penyebab utama kegagalan motor listrik. Kotoran dapat menghalangi ventilasi pendingin sehingga mencegah panas berlebih dan menyebabkan suhu motor meningkat.
Polutan juga dapat menimbulkan masalah pada katup isolasi insulasi belitan jika menempel pada belitan motor. Akibatnya motor listrik bisa mati.
Kontaminan dan polutan juga dapat bercampur dengan kelembapan di udara sehingga membentuk zat korosif yang dapat mempengaruhi masa pakai motor Anda.
Penting untuk melindungi motor listrik Anda dari kotoran dan kontaminan lainnya. Anda dapat menggunakan alat pelindung untuk mencegah kotoran dan polutan masuk ke motor Anda.
Anda juga dapat membersihkan perlengkapan, perkakas, dan area kerja secara rutin untuk mencegah penumpukan kotoran dan partikel.