Hikikomori: Fenomena Masalah Kesehatan Mental yang Ada di Jepang

Sabtu 23-03-2024,10:19 WIB
Reporter : Dhani Dwi
Editor : Susi Dwi Apriani

Ini dapat menyebabkan ketergantungan pada interaksi online dan mengurangi kebutuhan akan interaksi sosial langsung.

Penyebab Fenomena Hikikomori

Penyebab hikikomori kompleks dan seringkali melibatkan faktor-faktor yang beragam, termasuk:

- Tekanan Akademik dan Sosial

Di banyak masyarakat, termasuk di Jepang, tekanan akademik dan sosial dapat menjadi faktor utama yang menyebabkan individu merasa terisolasi dan stres. 

Harapan yang tinggi dari keluarga dan masyarakat untuk mencapai kesuksesan dalam pendidikan dan karier dapat membebani individu secara emosional.

- Masalah Lingkungan Sekolah atau Pekerjaan

Pengalaman negatif di lingkungan sekolah atau pekerjaan, seperti pelecehan, intimidasi, atau tekanan yang berlebihan, dapat menyebabkan individu merasa tidak nyaman atau tidak aman dalam berinteraksi dengan orang lain.

BACA JUGA:7 Cara Pemulihan dari Gangguan Kesehatan Mental Sosial Anxiety, Jangan Khawatir!

BACA JUGA:Memahami Makna Disorder Dalam Gangguan Kesehatan Mental, Pengertian dan Implikasinya

- Isolasi Sosial

Kurangnya hubungan sosial yang memadai atau pengalaman kesulitan dalam membangun hubungan sosial bisa menjadi penyebab hikikomori. 

Rasa tidak nyaman atau tidak mampu berinteraksi dengan orang lain dapat mendorong individu untuk menarik diri ke dalam diri mereka sendiri.

- Gangguan Kesehatan Mental

Hikikomori sering dikaitkan dengan gangguan kesehatan mental seperti kecemasan sosial, depresi, gangguan spektrum autis, atau gangguan mental lainnya. 

Orang yang mengalami gangguan ini mungkin menarik diri dari interaksi sosial sebagai cara untuk mengatasi gejala mereka.

Kategori :