Konsumsi alkohol yang ekstrim atau keracunan alkohol dapat menjadi pemicu terjadinya gangguan psikosis. Selain itu, berhenti minum secara tiba-tiba juga dapat menyebabkan timbulnya gejala psikosis pada beberapa individu.
Alkohol memiliki kemampuan untuk mengubah perilaku seseorang dan menurunkan inhibisi, sehingga meningkatkan risiko perilaku impulsif dan berbahaya, termasuk ide bunuh diri atau perilaku melukai diri.
Penting untuk diingat bahwa konsumsi alkohol tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, akan tetapi juga dapat memiliki dampak serius memperbesar risiko gangguan kesehatan mental seseorang. (wan)