Banner Honda

Persibas Banyumas Takluk 0-1, Persiapan Minim Hambat Performa di Batang

Persibas Banyumas Takluk 0-1, Persiapan Minim Hambat Performa di Batang

Pelatih Kepala Persibas Banyumas Gatot Barnowo. -JUNI R/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Kekurangan pemain dan persiapan yang belum matang menjadi pekerjaan rumah besar Persibas Banyumas setelah takluk 0-1 dari Persibat Batang dalam laga uji coba di Stadion M. Sarengat, Minggu (1/11/2026). Kekalahan tersebut memperlihatkan persoalan kedalaman skuad, terlebih tiga pemain mengalami cedera menjelang pertandingan sehingga pilihan di bangku cadangan semakin terbatas.

Pelatih Kepala Persibas Banyumas Gatot Barnowo mengungkapkan, pertandingan berlangsung terbuka dengan kedua tim saling melancarkan serangan sejak menit awal. Namun, kelengahan mengantisipasi bola kedua atau second ball setelah situasi sepak pojok membuat gawang Persibas kebobolan.

Gol Persibat dicetak Kustiyan pada menit ke-52 setelah barisan pertahanan Persibas gagal mengantisipasi sepak pojok dengan sempurna. Keterlambatan mengamankan bola pantul menjadi celah yang dimanfaatkan tuan rumah untuk mencetak gol penentu kemenangan.

Gatot tidak menampik bahwa dari segi kualitas pemain dan teknik permainan, anak asuhnya mampu mengimbangi Persibat Batang. Namun, perbedaan terlihat pada kedalaman skuad dan kematangan persiapan kedua tim.

BACA JUGA:Persibas Banyumas Uji Kekuatan Lawan Persibat Batang, Gatot Siapkan 18 Pemain untuk Laga Persahabatan

"Dengan Batang sebenarnya kita kalah dalam hal rotasi pemain. Dari sisi kualitas pemain dan teknik sebenarnya sama. Kalah juga dalam hal persiapan. Kita persiapan dua bulan masih dengan proses seleksi," jelasnya.

Ia menjelaskan, Persibat Batang memiliki 30 pemain yang sudah terikat kontrak resmi sehingga mempunyai banyak pilihan untuk melakukan rotasi. Sementara Persibas masih menjalani persiapan dengan jumlah pemain yang sangat terbatas.

"Sedangkan kita berjalan satu setengah bulan, dengan pemain yang sangat terbatas, 16 pemain, dan 2 penjaga gawang," ujarnya.

Kondisi tersebut semakin berat setelah tiga pemain mengalami cedera menjelang pertandingan. Akibatnya, Persibas hanya memiliki 13 pemain yang siap diturunkan sehingga ruang bagi pelatih untuk melakukan pergantian pemain semakin sempit.

Dari sisi kebugaran, Gatot menilai anak asuhnya sudah mampu menjalani pertandingan selama 2x45 menit. Namun, kecepatan pemain Persibat masih lebih unggul dibandingkan Persibas.

"Kemampuan fisik saya akui, 95 persen Batang fisiknya sudah matang. Kita di angka 75-80 persen. Fisik di kecepatan. Kalau endurance mampu 2x45 menit," paparnya.

Melihat kondisi kedalaman skuad yang masih terbatas, Gatot mendesak manajemen segera mengambil kebijakan untuk menambah pemain. Menurutnya, tambahan amunisi dibutuhkan agar Persibas memiliki pilihan rotasi yang lebih memadai dalam menghadapi pertandingan berikutnya.

"Mendesak agar manajemen mengambil kebijakan untuk penambahan pemain. Nek Wani Ojo Wedi-wedi, Wedi Ojo Wani-wani," paparnya.

Meski kalah di Batang, Gatot menyebut hasil uji coba tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya. Persibas Banyumas menargetkan kebangkitan saat menjamu lawan dalam pertandingan kandang pada 8 November mendatang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: