Banner Honda

Cuaca Ekstrem di Kebumen, Pohon Tumbang Timpa Jalan Provinsi

Cuaca Ekstrem di Kebumen, Pohon Tumbang Timpa Jalan Provinsi

Petugas melakukan evakuasi pohon tumbang di jalur Guyangan Petanahan, persisnya di Desa Jatimulyo, Kecamatan Petanahan, Sabtu (31/10/2026) pagi-ISTIMEWA-

KEBUMEN, RADARBANYUMAS.CO.ID- Dalam beberapa hari terakhir, hujan mulai turun di wilayah Kabupaten Kebumen. Bahkan, intensitas hujan yang cukup tinggi membuat pohon tumbang di jalur Guyangan Petanahan, persisnya di Desa Jatimulyo, Kecamatan Petanahan, Sabtu (31/10/2026) pagi.

Tidak ada korban dalam peristiwa ini, namun arus lalu lintas di jalur provinsi tersebut sempat terganggu.

BACA JUGA:Green Policing, Polisi Tanam 500 Bibit Pohon Buah

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Kabupaten Kebumen, Udy Cahyono, menyampaikan peristiwa ini berawal saat hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah tersebut.

"Cuaca ekstrem tersebut membuat pohon asem tumbang  dan menutup akses Jalan Provinsi," ujar Udy yang didampingi Bagian Humas, Heri Purwoto, Sabtu (31/10).

BACA JUGA:Penyuluh Agama Kebumen Dakwah Lewat Lagu Religi

Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa ini. BPBD serta pihak terkait segera menindaklanjutinya dengan menyingkirkan pohon tumbang sehingga arus lalu lintas dapat kembali berjalan normal.

Di sisi lain, Heri mengingatkan warga saat ini Kebumen telah memasuki musim penghujan ditandai curah hujan di wilayah Kebumen terpantau meningkat.  Seiring dengan itu, potensi bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, angin kencang, dan pohon tumbang juga meningkat.

BPBD menghimbau warga yang bermukim di area lereng, tebing, perbukitan, bantaran sungai, dan pesisir pantai, tingkatkan kewaspadaan. "Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi lebih dari 1 jam, disertai munculnya retakan tanah, rembesan air keruh dari tebing, atau pohon/tiang miring, segera lakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman," ujar Heri.

BACA JUGA:Uji Kemampuan, 20 Relawan PMI di Kebumen Ikuti Sertifikasi

Tak kalah penting, Heri menghimbau warga melakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang sudah lapuk, rapuh, dan menjulang dekat rumah, jalan, dan jaringan listrik. "Lakukan kerja bakti bersama di lingkungan RT/RW. Jangan menunggu tumbang," imbuhnya.

Untuk mengantisipasi banjir, warga juga diminta tidak membuang sampah di sungai, selokan, dan saluran irigasi. "Pastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat untuk mencegah banjir dan luapan," imbuhnya.

BACA JUGA:Antisipasi Seretnya Cicilan Badan Usaha, BPJS Gandeng Kejaksaan

Kepada Kepala Desa, BPBD Desa, dan Relawan Destana dimohon untuk mengaktifkan kembali Siskamling, kentongan, dan alat Early Warning System (EWS). Pastikan senter, HT, dan perahu karet dalam kondisi siap. "Pantau juga informasi cuaca dari BMKG dan informasi kebencanaan hanya dari sumber resmi BPBD. Jangan mudah percaya dan menyebarkan berita hoaks.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: