21 Ketua PAC Pemuda Pancasila Kebumen Dilantik
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kebumen Edy Purwanto saat melantik 21 Ketua PAC, Rabu (28/10).-IMAM RADAR BANYUMASKEBUMENEKSPRES-
KEBUMEN, RADARBANYUMAS.CO.ID, – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Kebumen melantik 21 Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) terpilih periode 2026–2029 secara serentak.
Dalam momentum tersebut, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kebumen, Edy Purwanto, mengingatkan anggota agar tidak hanya membawa nama organisasi ketika memiliki kepentingan pribadi.Pelantikan dipusatkan di Desa Menganti, Kecamatan Sruweng, Rabu (28/10/2026).
BACA JUGA:Pilkades Tahap 2 di Cilacap Dipastikan Tidak Ditunda
Kegiatan tersebut bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda sekaligus hari lahir Pemuda Pancasila yang berdiri pada 28 Oktober 1959.
Prosesi pelantikan ditandai dengan penyerahan amanah kepemimpinan kepada para Ketua PAC dari 21 kecamatan di Kabupaten Kebumen oleh Edy Purwanto.
BACA JUGA:KAI Daop 5 Ganti Empat Jembatan, Jalur Disiapkan Hadapi Musim Hujan
Edy mengatakan, pelantikan serentak menjadi langkah penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan memastikan roda kepengurusan berjalan di seluruh wilayah Kebumen.
Ia berharap para ketua PAC yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi di wilayah masing-masing, memperkuat komunikasi dengan anggota, serta menyusun kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
BACA JUGA:Sejarah! Tim Futsal Kebumen Sabet Emas di Ajang Porprov 2026
“Hari ini adalah hari yang sangat istimewa dan bernilai sejarah tinggi karena bertepatan dengan Hari Berdirinya Organisasi Pemuda Pancasila. Momentum ini harus menjadi pelecut semangat bagi seluruh Ketua PAC terpilih beserta jajarannya untuk terus mengabdi kepada masyarakat, menjaga keutuhan NKRI, serta senantiasa menjunjung tinggi marwah organisasi di Kabupaten Kebumen,” tegas Edy.
Menurutnya, Pemuda Pancasila harus mengedepankan kebersamaan dan pengabdian sosial. Keanggotaan organisasi tidak semestinya hanya ditunjukkan melalui identitas atau atribut, tetapi juga melalui partisipasi nyata dalam kegiatan bersama.
“Di Pemuda Pancasila ini kita bekerja secara sosial, bukan untuk mencari bayaran. Kita berhimpun dalam organisasi untuk membangun kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Edy juga menyoroti perilaku anggota yang dinilai kurang aktif mengikuti kegiatan organisasi, tetapi membawa nama Pemuda Pancasila ketika memiliki kepentingan pribadi atau sedang menghadapi persoalan.
Ia menilai sikap tersebut tidak sejalan dengan semangat kebersamaan dan pengabdian yang menjadi dasar organisasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

