Kenakalan Remaja Jadi Perhatian Khusus Polres Kebumen
Kapolres Kebumen, AKBP Rachmad C. Yusuf saat menjadi inspektur upacara dalam upacara bendera di SMK Negeri 2 Kebumen, Senin (26/10/2026).-ISTIMEWA-
KEBUMEN, RADARBANYUMAS.CO.ID, - Generasi muda di Kabupaten diingatkan kembali agar lebih bijak menggunakan media sosial serta menjauhi kenakalan remaja seperti tawuran, dan perilaku berkendara ugal-ugalan atau terjerat narkoba.
Hal itu disampaikan Kapolres Kebumen AKBP Rachmad C. Yusuf saat menjadi inspektur upacara dalam upacara bendera di SMK Negeri 2 Kebumen, Senin (26/10/2026).
BACA JUGA:Zaeni Miftah Kembali Pimpin PKB Kebumen
Di hadapan ratusan siswa, Kapolres mengingatkan pentingnya pelajar menjauhi narkoba, tawuran, dan perilaku berkendara ugal-ugalan. Ia juga meminta siswa lebih cermat menyaring informasi di media sosial.
Karena dari beberapa kasus yang ditangani Polres Kebumen, kasus narkoba dan kenakalan remaja lainnya menjadi perhatian khusus kepolisian saat ini.
BACA JUGA:Meningkat di Tahun 2025, Tingkat Kunjungan Wisata Kebumen Tembus 3,88 Juta
"Jangan sekali-kali mendekati maupun mencoba menggunakan narkoba dalam jenis apa pun. Saat ini kasus narkoba cukup banyak ditangani Polres Kebumen," ujar AKBP Rachmad.
BACA JUGA:Polres Purbalingga Gandeng Driver Ojol Tanam Pohon, Green Policing Diklaim Berkelanjutan
Ia mengatakan, upaya pemberantasan narkoba membutuhkan perhatian bersama, termasuk dari kalangan pelajar. Menurut Kapolres, siswa perlu menjaga diri dari pengaruh narkoba sekaligus menghindari pergaulan yang dapat mendorong mereka melakukan pelanggaran hukum.
AKBP Rachmad juga mengingatkan siswa agar tidak terlibat tawuran maupun kelompok gangster. Perilaku berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya, kata dia, juga perlu dihindari karena dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Selain persoalan kenakalan remaja, AKBP Rachmad menyoroti penggunaan media sosial di kalangan pelajar. Ia meminta siswa tidak mudah mempercayai informasi yang beredar tanpa memeriksa sumbernya.
AKBP Rachmad mengatakan, kehadiran polisi di lingkungan sekolah merupakan bagian dari upaya mendekatkan kepolisian dengan masyarakat. Hal tersebut, menurut dia, sejalan dengan slogan Polri, “Polisi Bersama Masyarakat”.
Ia berharap hubungan kepolisian dengan masyarakat dapat terbangun melalui komunikasi dan kehadiran langsung di berbagai lingkungan, termasuk sekolah. Dengan demikian, pelajar juga memiliki ruang untuk mengenal tugas kepolisian dan memahami pentingnya menaati hukum.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
