Karhutla Hanguskan 2,5 Hektare di Banyumas, Api Mendekati Permukiman Warga
Proses pemadaman karhutla di Kalibagor oleh petugas, Kamis (15/10).-BPBD UNTUK RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda dua lokasi berbeda di Kabupaten Banyumas, Kamis (15/10). Total lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 2,5 hektare, masing-masing di Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, dan Perumahan Griya Satria Bukit Permata, Desa Sidabowa, Kecamatan Patikraja.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyumas Abdul Ladjis mengatakan, penyebab kebakaran di kedua lokasi tersebut hingga kini belum diketahui. Petugas bersama unsur terkait melakukan penanganan untuk mencegah api meluas, terutama karena kedua lokasi berada dekat dengan permukiman warga.
"Penanganan dilakukan bersama unsur terkait untuk mencegah api meluas, terutama karena lokasi kebakaran berdekatan dengan permukiman warga," jelasnya.
Di Desa Kaliori, api membakar lahan bambu milik Rasito, warga setempat, di Grumbul Pereng RT 08 RW 02. Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 10.00 WIB dan terus membesar hingga mendekati permukiman penduduk.
BACA JUGA:Karhutla Banyumas Tembus 59 Kejadian, Luas Lahan Terbakar Capai 55,5 Hektare
"Warga sempat berupaya memadamkan api secara manual sebelum akhirnya meminta bantuan petugas Damkar, BPBD Banyumas dan pemerintah desa," ujarnya.
Api di lokasi tersebut berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan perkiraan petugas, luas lahan bambu yang terbakar mencapai dua hektare.
"Penyebabnya masih belum diketahui. Saat kejadian, warga melihat api sudah membesar sehingga berupaya melakukan pemadaman dan meminta bantuan petugas," katanya.
Kebakaran kedua terjadi di lahan kosong Perumahan Griya Satria Bukit Permata, Desa Sidabowa, Kecamatan Patikraja, sekitar pukul 11.40 WIB. Warga melaporkan kejadian tersebut karena khawatir kobaran api merembet ke rumah-rumah yang berada di sekitarnya.
"Luas lahan yang terbakar di lokasi ini diperkirakan sekitar 0,5 hektare," jelasnya.
Abdul Ladjis mengingatkan bahwa kebakaran lahan di dekat permukiman harus segera ditangani agar api tidak meluas dan mengancam bangunan warga. Dalam dua kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa maupun korban luka, serta tidak ada rumah warga yang terdampak. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
