Tiga Titik Kebakaran Bukit Bikin Panik Warga Dermaji Banyumas, Api Dekati Perbatasan Permukiman
Kondisi bukit Perhutani di wilayah Karangpucung Kabupaten Cilacap membuat panik warga Desa Dermaji karena relatif dekat dengan pemukiman penduduk, Rabu (14/10) malam.-MIKESTI UNTUK RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Kobaran api di tiga titik berbeda di kawasan hutan pinus Perhutani membuat warga Desa Dermaji, Kecamatan Lumbir, Banyumas, panik pada Rabu (14/10) malam. Warga khawatir api merembet ke Gerumbul Tayem Timur yang berdekatan dengan permukiman penduduk.
Camat Lumbir Mikesti mengatakan, kemunculan api di tiga lokasi secara bersamaan membuat warga waswas. Kekhawatiran muncul karena pergerakan api berpotensi mengarah ke rumah-rumah warga di wilayah perbatasan tersebut.
"Saat magrib, warga terdekat dari bukit melihat ada api di tiga titik berbeda menyebar cepat," kata Mikesti, Kamis (15/10).
Kobaran api yang membesar terlihat jelas di tengah kegelapan malam. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Dermaji, Darkum, yang meneruskan informasi kepada berbagai pihak terkait.
BACA JUGA:Kebakaran Hutan Jati di Kebasen Sebabkan Korban Jiwa, Lansia 72 Tahun Ditemukan Meninggal
Untuk mencegah api meluas, titik-titik kebakaran yang tersebar di lokasi berbeda segera dilokalisasi. Warga melakukan pembersihan dahan kering secara manual menggunakan peralatan seadanya.
"Penyebab pasti kebakaran di tiga lokasi sekaligus tidak diketahui," sambung Mikesti.
Berdasarkan hasil koordinasi antara polisi hutan, mandor Perhutani, kepala desa, dan pihak terkait lainnya, lokasi kebakaran diketahui berada di wilayah Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap. Desa Dermaji sendiri berada di kawasan perbatasan antara Kabupaten Banyumas dan Cilacap.
Kawasan di sisi Karangpucung tersebut merupakan hutan pinus yang lokasinya masih cukup jauh dari permukiman warga Desa Dermaji. Meski demikian, warga tetap khawatir apabila arah pergerakan api berubah menuju wilayah desa mereka.
"Lokasi kebakaran ternyata bukan wilayah Kecamatan Lumbir. Tapi, apabila pergerakan api ke arah Desa Dermaji dapat membahayakan rumah karena dekat permukiman," tandas Mikesti. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
