Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Puskesmas 1 Klirong
Petugas tengah berupaya memadamkan api-ISTIMEWA-
KEBUMEN, RADARBANYUMAS.CO.ID- Kapolres Kebumen AKBP Rachmad C. Yusuf menyatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan terkait kebakaran yang menimpa sebagian bangunan Puskesmas Klirong 1. Kapolres memastikan kebakaran ini disebabkan karena hubungan pendek listrik (korsleting).
"Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Dugaan itu mengacu pada keterangan saksi yang melihat asap keluar dari kotak pemutus arus listrik atau Miniature Circuit Breaker (MCB) sebelum api membakar bagian atap bangunan," ujar AKBP Rachmad Yusuf, Rabu sore (14/10/2026).
BACA JUGA:Didahului Ledakan, Puskesmas 1 Klirong Nyaris Terbakar
"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan kabel di atas atap ruang tunggu pasien dalam kondisi lecet,” imbuhnya
Seperti diberitakan, kebakaran terjadi di Puskesmas Klirong 1, Desa Bendogarap, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, Rabu siang (14/10/2026). Tidak ada korban jiwa atau luka, namun insiden ini mengakibatkan kerugian material jutaan rupiah.
BACA JUGA:Porprov 2026, Kebumen Terjunkan 176 Atlet
Kapolres menyampaikan, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi. Sarwono, salah satu saksi yang dimintai keterangan kepada polisi menyebut, aliran listrik di puskesmas sempat padam sekitar pukul 11.00 WIB.
Ia kemudian berusaha menyalakan genset, tetapi mesin tidak menyala. Saat mencoba menghidupkan kembali meteran listrik, saksi melihat asap keluar dari kotak MCB.
Tak lama kemudian, terdengar suara dari bagian instalasi listrik, disusul jatuhnya plafon dan munculnya kobaran api di ruang tunggu pasien. Saksi kemudian menghubungi kepolisian dan petugas pemadam kebakaran.
BACA JUGA:Lagi, Buang Puntung Rokok Picu Kebakaran Lahan
Petugas Polsek Klirong bersama personel Polres Kebumen, pemadam kebakaran, Koramil 15/Klirong, dan PLN Kabupaten Kebumen mendatangi lokasi untuk menangani kejadian tersebut. Polisi juga mengamankan tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara.
Saat pemeriksaan, petugas menemukan kerusakan pada bagian atap dan plafon, termasuk genteng, kayu usuk dan reng, serta instalasi listrik. Sejumlah alat kesehatan juga dilaporkan tertimpa reruntuhan atap.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
