Banner Honda

Biro Wisata Kebumen Pertanyakan Larangan Study Tour Luar Daerah

Biro Wisata Kebumen Pertanyakan Larangan Study Tour Luar Daerah

Himpunan Biro Wisata Kebumen (HBWK) mempertanyakan aturan pemerintah terkait larangan pelaksanaan study tour atau outing class ke luar daerah. -IMAM RADAR BANYUMASKEBUMENEKSPRES-

KEBUMEN, RADARBANYUMAS.CO.ID,  – Himpunan Biro Wisata Kebumen (HBWK) meminta Pemerintah Kabupaten Kebumen memberikan kepastian aturan terkait  larangan pelaksanaan study tour atau outing class ke luar daerah.  

 

Aturan ini mereka nilai merugikan. Tidak saja bagi  Biro Wisata namun sekolah-sekolah yang telanjur merencanakan kegiatan study tor jauh hari sebelumnya juga terdampak.

BACA JUGA:Purbalingga Bangun Irigasi Perpipaan di 20 Titik, Tiap Lokasi Dianggarkan Rp 97 Juta

 

"Belum jelasnya aturan soal larangan study tour atau outing class ke luar daerah membuat sejumlah sekolah terpaksa menunda, bahkan membatalkan kegiatan," ujar Penasihat Himpunan Biro Wisata Kebumen Eko Yulianto saat ditemui di Mexolie Hotel, Senin (12/10/2026) malam.

BACA JUGA:PBB Belum Lunas, Kades di Cilacap Diminta Tak Keluar Uang Sendiri

 

Eko mengatakan pihaknya masih mempertanyakan dasar hukum larangan study tour ke luar daerah. Sebab, menurutnya, Surat Edaran Bupati Kebumen yang selama ini menjadi pedoman pelaksanaan outing class tidak secara tegas melarang kegiatan tersebut.

“Sejauh yang kami tahu, dalam Surat Edaran Bupati tidak ada larangan study tour ke luar daerah. Di sana sudah ada panduan untuk melaksanakan outing class, baik di dalam maupun di luar Kabupaten Kebumen,” kata Eko.

Menurut Eko, kondisi tersebut sangat merugikan pelaku usaha biro wisata. Pasalnya, mereka harus menanggung biaya vendor yang sudah dipesan sebelumnya, sekaligus mengembalikan uang muka atau pembayaran penuh dari sekolah yang membatalkan keberangkatan.

“Kami sudah mengajukan permohonan audiensi untuk bertemu bupati, tetapi sampai sekarang belum ada tanggapan. Kami berharap pemerintah segera memberikan kejelasan. Kalau memang dilarang, silakan dibuat aturan yang jelas. Kalau tidak dilarang, juknisnya seperti apa,” ujarnya.

Di sisi lain, Eko menegaskan  biro wisata tidak hanya melayani perjalanan dari Kebumen ke luar daerah, tetapi juga berupaya mendatangkan wisatawan dari luar daerah untuk berkunjung ke Kebumen. Salah satunya melalui paket perjalanan Kebumen–Yogyakarta.

Wisatawan dari wilayah Banyumas dan Cilacap ditawarkan paket perjalanan satu hari dengan mengunjungi kawasan Karangsambung, makan siang di Kebumen, kemudian melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: