Banner Honda

SMKN Wanareja Perkuat Tefa, Siapkan Siswa Hadapi Dunia Kerja

SMKN Wanareja Perkuat Tefa, Siapkan Siswa Hadapi Dunia Kerja

Siswa SMKN Wanareja sedang memperbaiki mobil.-SMKN Wanareja Untuk Radarmas-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - SMKN Wanareja terus memperkuat pelaksanaan Teaching Factory (Tefa) sebagai bagian dari strategi pembelajaran berbasis praktik.

Melalui Tefa, siswa tidak hanya belajar teori dan keterampilan di kelas atau bengkel sekolah tetapi juga memperoleh pengalaman mengerjakan pekerjaan yang mendekati kondisi dunia kerja.

Kepala SMKN Wanareja, Sri Utami SPd MM mengatakan, pelaksanaan Tefa sebenarnya telah berjalan di masing-masing kompetensi keahlian.

Namun, sekolah terus mendorong agar kegiatan tersebut semakin aktif, terarah, dan memberikan pengalaman praktik yang lebih optimal bagi siswa.

“Untuk kegiatan Tefa sebenarnya setiap jurusan sudah berjalan. Hanya saja, kemarin kami instruksikan agar Tefa di masing-masing jurusan lebih diaktifkan lagi,” ujar Sri Utami.

BACA JUGA:SMKN Nusawungu Dapat Penghargaan Adiwiyata Jateng 2026

Saat ini, Tefa telah diterapkan pada tujuh kompetensi keahlian, yakni Desain Komunikasi Visual (DKV), Teknik Konstruksi dan Perumahan (TKP), Teknik Mesin (TM), Teknik Ketenagalistrikan (TK), Agriteknologi Ternak Unggas (ATU), Agriteknologi Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATAN), serta Teknik Otomotif (TO).

Menurut Sri Utami, penguatan Tefa penting karena memberikan ruang kepada siswa untuk menerapkan kompetensi yang dipelajari dalam situasi kerja yang lebih nyata.

Dengan demikian, proses pembelajaran tidak berhenti pada penguasaan teori dan praktik dasar, tetapi juga melatih siswa menghadapi pekerjaan, memenuhi standar layanan, menyelesaikan persoalan, serta bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan.

“Melalui Tefa, kami ingin pembelajaran tidak hanya berlangsung di kelas, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada siswa sesuai kompetensi masing-masing,” katanya.

Salah satu kegiatan Tefa yang saat ini berjalan adalah di Jurusan Teknik Otomotif. Jurusan tersebut menggelar promo servis spesial dan ganti oli, yang dijadwalkan berlangsung hingga 30 September 2026.

Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan otomotif melalui praktik langsung.

Di bawah pendampingan guru, siswa dapat terlibat dalam proses pekerjaan sesuai kompetensinya, sekaligus belajar menerapkan prosedur kerja, ketelitian, kedisiplinan, keselamatan kerja, dan pelayanan kepada pelanggan.

Selain memperkuat kompetensi teknis, aktivitas Tefa juga diharapkan membentuk kemampuan nonteknis yang dibutuhkan di dunia kerja, seperti komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, dan kemampuan menyelesaikan masalah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: