Pasca Sensus Ekonomi, BPS Purbalingga Siapkan 17 Petugas untuk PES
Petugas Sensus Ekonomi saat melakukan pendataan di Rumah Dinas Wakil Bupati Purbalingga, Juni lalu.-Dok. Dinkominfo Purbalingga-
PURBALINGGA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purbalingga menyiapkan 17 petugas untuk melakukan Post-Enumeration Survey (PES) atau survei pascapendataan Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung Oktober hingga November untuk mengecek cakupan dan kualitas hasil sensus.
Kepala BPS Kabupaten Purbalingga Slamet Romelan mengatakan, petugas PES dipilih dari 1.073 petugas yang sebelumnya terlibat dalam pendataan. Pemilihan dilakukan dengan mempertimbangkan kinerja petugas di lapangan.
"Kita akan pilih sekitar 17 orang dari 1.073 ini yang terbaik kita akan pilih untuk menjadi petugas post-enumeration survey," kata Slamet, Selasa (22/9/2026).
Petugas PES nantinya tidak diperbolehkan melakukan pengecekan di wilayah yang sebelumnya menjadi tanggung jawabnya. Mekanisme silang antarwilayah diterapkan untuk menjaga objektivitas hasil pemeriksaan.
BACA JUGA:Sensus Ekonomi Belum Rampung, BPS Purbalingga Tegaskan Data Desil Bukan Hasil Sensus
"Sifat kerjanya harus silang, karena kalau dia ngecek di pekerjaannya sendiri ya sama saja. Misalkan si A mengerjakan di Desa B, ya mungkin nanti ketika PES harus tukar dengan desa lain," ujarnya.
PES dilakukan dengan metode uji petik menggunakan kuesioner yang sama dengan pendataan utama. Sampel pemeriksaan mencakup sekitar 33 Satuan Lingkungan Setempat (SLS).
Pengecekan ulang ini juga digunakan untuk menemukan potensi ketidaksesuaian data. Di antaranya perbedaan informasi ketika petugas menemui responden dari keluarga yang sama hingga usaha warga yang sebelumnya belum terdata. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


