Tim Peneliti UPB Gelar FGD Knowledge Sharing Pemanfaatan AI bagi Karyawan LKM
Tim peneliti UPB melaksanakan FGD bertajuk “Knowledge Sharing Pemanfaatan AI” di PLUT KUMKM Jawa Tengah, Jumat (26/6/2026).-AGUS UNTUK RADARMAS-
KEBUMEN, RADARBANYUMAS.CO.ID - Tim peneliti Universitas Putra Bangsa (UPB) melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Knowledge Sharing Pemanfaatan AI” di PLUT KUMKM Jawa Tengah, Jumat (26/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya tim peneliti untuk mendiskusikan perkembangan dan praktik pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung pekerjaan karyawan Lembaga Keuangan Mikro (LKM).
Kegiatan yang diketuai Dr. Irfan Helmy, S.E., M.M. tersebut diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas akademisi, praktisi, dan karyawan LKM. Diskusi membahas pengalaman peserta dalam menggunakan AI, khususnya dalam aktivitas yang berkaitan dengan pelayanan dan kebutuhan nasabah.
Dalam sambutannya, Dr. Irfan Helmy, S.E., M.M., menyampaikan bahwa perkembangan AI memberikan peluang bagi karyawan LKM untuk membantu berbagai aktivitas pekerjaan. AI dapat dimanfaatkan untuk mencari informasi, memahami kebutuhan nasabah, memperoleh referensi, serta membantu menyiapkan informasi yang diperlukan dalam memberikan pelayanan.
“Pemanfaatan AI dapat membantu karyawan menyelesaikan pekerjaan secara lebih cepat dan efektif. Namun, hasil yang diperoleh dari AI tetap perlu dipahami, diperiksa, dan disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan serta kondisi nasabah,” ujar Irfan.
Sementara itu, Koordinator Konsultan PLUT KUMKM Jawa Tengah, Agus Mustofa, menyampaikan bahwa perkembangan AI perlu diikuti dengan peningkatan pemahaman dan kemampuan pengguna. Menurutnya, forum seperti FGD menjadi kesempatan bagi akademisi dan praktisi untuk saling berbagi pengalaman mengenai pemanfaatan AI dalam aktivitas kerja.
“Yang penting adalah bagaimana teknologi AI dimanfaatkan secara tepat dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan berbagi pengalaman, kita dapat mengetahui praktik penggunaan AI yang sudah dilakukan di lapangan,” ungkap Agus.
Dalam diskusi, para peserta juga menyampaikan berbagai pengalaman penggunaan AI dalam pekerjaan. Antara lain untuk mencari informasi mengenai produk dan layanan, memahami kebutuhan nasabah, mencari alternatif solusi, serta membantu menyusun bahan komunikasi dengan nasabah.
Peserta juga menekankan pentingnya melakukan pengecekan dan penyesuaian terhadap informasi yang dihasilkan AI sebelum digunakan. Kegiatan FGD tersebut menjadi sarana knowledge sharing antara akademisi dan praktisi sekaligus memberikan masukan bagi tim peneliti UPB dalam memahami praktik pemanfaatan AI di lingkungan Lembaga Keuangan Mikro, khususnya dalam mendukung pekerjaan karyawan dan pelayanan kepada nasabah. (ads)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

