250 Polisi Hadapi Aksi Unjuk Rasa Anarkis dalam Simulasi Demo
Polres Banjarnegara saat gelar simulasi penanganan aksi unjuk rasa anarkis.-Pujud Andriastanto/Radar Banyumas-
BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Massa ricuh di depan kantor DPR Banjarnegara, Sabtu (12/9/2026). Hal itu membuat Polres Banjarnegara mengerahkan 250 personilnya, untuk mengamankan massa agar tidak menimbulkan kerusuhan pada sekitar.
Kejadian tersebut bukan kejadian nyata. Polres Banjarnegara menggelar simulasi penanganan aksi unjuk rasa anarkis di depan Kantor DPRD Banjarnegara.
Sebanyak 250 personel dilibatkan untuk menguji kesiapan aparat menghadapi kemungkinan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Simulasi tersebut menggambarkan skenario massa yang harus didorong dari depan Kantor DPRD menuju kawasan Alun-Alun Banjarnegara. Latihan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian mengantisipasi situasi kontijensi di wilayah Banjarnegara.
BACA JUGA:Bawaslu Cilacap Bekali Mahasiswa KKN, Diharapkan Edukasi Demokrasi ke Masyarakat
Kapolres Banjarnegara, AKBP Dr Aruma Chandra Dewi mengatakan, kondisi wilayah yang aman tidak boleh membuat personel lengah. Potensi aksi unjuk rasa tetap harus diantisipasi melalui kesiapan personel dan koordinasi antarunit.
“Walaupun wilayah kita dalam keadaan aman dan kondusif, kita tidak boleh under estimate. Tidak menutup kemungkinan terjadi aksi unjuk rasa di wilayah Banjarnegara,” ujar Aruma, Sabtu (12/9/2026).
Pelatihan tersebut dilakukan untuk memastikan jajaran Polres Banjarnegara siap menghadapi kemungkinan gangguan kamtibmas yang dapat mengganggu kondusivitas wilayah.
“Kami memastikan kesiapan personel, koordinasi antarunit, serta kemampuan dalam menghadapi berbagai kemungkinan gangguan kamtibmas, dengan tetap mengedepankan pendekatan yang terukur dan profesional,” katanya.
BACA JUGA:Hari Buruh Internasional 2026 di Banjarnegara Tanpa Demo, Diisi Dialog Buruh dan Pengusaha
Dalam simulasi, sejumlah unsur kepolisian dikerahkan, mulai dari Satgas Intelijen, Tim Negosiator, Pasukan Dalmas Awal, Pasukan Dalmas Lanjut, Tim Raimas, hingga Tim Gakkum. Masing-masing menjalankan peran sesuai skenario penanganan aksi massa.
Skenario pendorongan massa dimulai dari depan Kantor DPRD Banjarnegara menuju perempatan SPBU Kota Banjarnegara. Dari titik tersebut, massa kemudian diarahkan menuju Alun-Alun Banjarnegara.
Sejumlah water barrier dipasang di titik-titik yang telah ditentukan untuk mendukung simulasi pengamanan. Latihan ini juga menjadi sarana bagi personel untuk mempraktikkan koordinasi dan tahapan penanganan massa sesuai situasi yang diperagakan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
