Melon dan Timun Jadi Andalan Program Ketahanan Pangan Desa Sikanco Cilacap
Kepala Desa Sikanco Wartoyo menunjukkan tanaman timun siap panen sebagai salah satu program ketahanan pangan.-JULIUS/RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Pemerintah Desa Sikanco, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, terus mengembangkan program ketahanan pangan melalui budidaya pertanian di greenhouse.
Program tersebut dikelola oleh BUMDes Karya Makmur Sikanco. Beberapa komoditas yang sudah dikembangkan yakni melon, timun dan padi.
Kepala Desa Sikanco Wartoyo mengatakan, program tersebut mengangkat tema ketahanan pangan "Melodi", yaitu melon dan padi.
"Untuk ketahanan pangan, temanya Melodi, melon dan padi," kata Wartoyo, Senin (7/9/2026).
Program ini sudah berjalan sejak 2025. Untuk tanaman melon, sudah dua kali panen.
Sementara timun juga sudah dua kali panen dan saat ini masuk tanam yang ketiga.
Sementara itu Direktur BUMDes Karya Makmur Sikanco Kusnadi mengatakan, hasil panen selama ini dipasarkan ke pasar.
Khusus timun, sudah ada pihak yang siap menampung hasil panen.
"Kalau timun permintaan pasar sudah ada yang menampung," ujar Kusnadi.
Menurutnya, hasil panen juga dijual dengan harga di bawah harga pasar agar bisa lebih terjangkau masyarakat.
Ke depan, pihaknya berharap hasil panen dari Desa Sikanco juga bisa masuk dan terserap untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Harapannya hasil panen ini bisa terserap untuk MBG," katanya.
Dengan adanya pasar yang lebih luas, program ketahanan pangan di Desa Sikanco diharapkan bisa terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta menambah pemasukan bagi BUMDes. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
