Dapur SPPG Mersi II Ditutup Sementara, IPAL dan Saluran Udara Perlu Pembenahan
Dinas Kesehatan dan KB Banyumas masuk dalam tim gabungan dalam tinjauan, Rabu (12/8) ke SPPG Mersi 2.-YUDHA IMAN/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mersi II ditutup sementara setelah tim gabungan menemukan sejumlah bagian yang masih membutuhkan perbaikan. Penutupan dilakukan mulai Rabu (12/8) setelah tinjauan Pemkab Banyumas, Kodim 0701/Banyumas, dan Korem 071/Wijayakusuma.
Wakil Bupati Banyumas, Lintarti Dwi Asih menegaskan, penutupan dilakukan untuk memperbaiki sejumlah temuan di dapur SPPG Mersi II. Lama penutupan bergantung pada kesiapan pengelola menyelesaikan perbaikan dan tindak lanjut dari Badan Gizi Nasional (BGN).
"Kesiapan mungkin. Kalau memang dari SPPG selesainya cepat kami laporkan ke Badan Gizi Nasional (BGN). Jika dari BGN sudah memberi instruksi bisa dikembali kembali ya dibuka kembali," katanya ditemui Radarmas, Rabu (12/8).
Lintarti menjelaskan, salah satu temuan dalam tinjauan tersebut berkaitan dengan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang dinilai belum memenuhi syarat. Selain itu, air baku yang digunakan juga banyak mengandung besi sehingga ketika penampungan dibuka menimbulkan bau yang sangat menyengat.
BACA JUGA:BGN Minta 35 SPPG di Kebumen Benahi IPAL
"Tempat cuci ompreng juga dengan jumlah penerima MBG sampai tiga ribu anak kurang. Water heaternya hanya satu. Kalau bisa ditambah sampai tiga agar pekerja tidak terlalu lama selesai berkerja," terang dia.
Temuan lainnya berkaitan dengan exhaust yang berfungsi menarik udara dari luar dapur. Ukurannya dinilai masih kurang besar sehingga tidak seimbang antara udara yang masuk dan keluar dan membuat kondisi udara di dalam dapur terasa panas.
"Kalau ruang kerjanya terlalu panas juru masak berkeringat padahal saat memegang makanan juru masak harus benar-benar dalam keadaan bersih dan steril," pungkasnya.
Kepala SPPG Mersi 2, Desanti Puspa Zahrani membenarkan penutupan sementara dapur tempatnya bekerja tersebut. Menurutnya, berbagai perbaikan yang menjadi catatan tim gabungan dalam kunjungan Rabu (12/8) akan segera ditindaklanjuti.
"Untuk kronologi terus ditelusuri," jawab dia. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

