Banner v.2

Anggota Pramuka di Cilacap Bisa Beperan Sebagai Pengawasan Pemilu

Anggota Pramuka di Cilacap Bisa Beperan Sebagai Pengawasan Pemilu

Anggota Bawaslu Cilacap memberikan pemahaman mengenai pengawasan partisipatif Pemilu kepada anggota Pramuka.-JULIUS/RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Sebanyak 40 anggota Pramuka mendapat bekal dari Bawaslu Kabupaten Cilacap, melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Aula Kwarcab Cilacap.

Peserta mendapatkan materi mengenai pengawasan pemilu, pencegahan pelanggaran, serta cara melaporkan dugaan pelanggaran pemilu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Cilacap, Soim Ginanjar, mengatakan semua masyarakat memiliki peran dalam menjaga agar pemilu berjalan jujur dan adil.

"Kami ingin bersama anggota Pramuka membangun kesadaran dan pemahaman tentang demokrasi untuk mewujudkan Cilacap yang lebih baik," kata Soim, Kamis (30/72026).

Selain itu, Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman peserta tentang pengawasan pemilu.

BACA JUGA:Menuju Pemilu 2029, Bawaslu Cilacap Minta Penataan Dapil Dilengkapi Kajian Ilmiah

"Kesadaran masyarakat menjadi fondasi penting dalam memperkuat demokrasi. Termasuk Pramuka ini menjadi kader serta harus terlibat dalam pengawasan Pemilu," lanjutnya. 

Sementara itu perwakilan Kwarcab Gerakan Pramuka Cilacap, Sigit Widayanto, mengatakan anggota Pramuka bisa ikut berperan sebagai pengawas partisipatif.

"Melalui kegiatan ini, peserta mendapat bekal tentang pencegahan, penanganan, dan pelaporan pelanggaran pemilu," tandasnya. 

Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Wahyudi Sutrisno, yang hadir secara virtual, mengatakan pengawasan pemilu ke depan juga harus memperhatikan penyebaran hoaks dan penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (AI), selain politik uang.

Pendidikan Pengawas Partisipatif berlangsung sejak 23 Juli 2026, dengan metode daring dan tatap muka.

Pada pertemuan luring, peserta mendapat materi dari pimpinan dan jajaran Bawaslu Kabupaten Cilacap. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: