Diduga Tersangkut Truk, Kabel Listrik Putus di Karangsentul, Empat Rumah Padam Sejak Dini Hari
Kabel jaringan listrik yang putus masih tergeletak di jalan Balai Kelurahan Karangsentul, Kamis (30/7/2026), menyebabkan empat rumah mengalami pemadaman listrik.-Dimas Prabowo/Radarmas-
PURBALINGGA – Empat rumah di RT 6 RW 2 Kelurahan Karangsentul, Kecamatan Purbalingga mengalami pemadaman listrik setelah kabel jaringan listrik putus sejak Kamis (30/7/2026) dini hari. Hingga pukul 10.30 WIB, aliran listrik belum kembali normal dan kabel masih tergeletak di pinggir jalan.
Warga menduga kabel listrik putus akibat tersangkut truk pengangkut tarub. Peristiwa tersebut disebut bukan kali pertama terjadi di lokasi yang sama.
Salah seorang warga terdampak, Oentari, mengaku mengetahui listrik sudah padam saat hendak melaksanakan Salat Subuh sekitar pukul 04.00 WIB.
"Pastinya mulai mati listrik saya kurang tahu. Tapi waktu mau Salat Subuh sekitar jam 04.00 WIB listrik sudah padam. Sampai sekarang, jam 10.30 WIB, belum juga menyala," ujarnya.
BACA JUGA:Senggol Kabel Listrik Saat Pangkas Pohon, Warga Klirong Meninggal
Dia mengatakan mendapat informasi dari tetangganya bahwa kabel diduga putus setelah tersangkut truk pengangkut tarub yang disebut berasal dari gudang di belakang Balai Kelurahan Karangsentul.
"Dari cerita Pak Maman, diduga kabel putus karena tersangkut truk pembawa tarub yang gudangnya di belakang balai kelurahan. Kejadian seperti ini bukan pertama kali, dulu juga pernah terjadi. Sudah pernah dilaporkan, tapi sekarang terulang lagi," katanya.
Warga lain, Yuki, mengaku telah melaporkan kejadian tersebut melalui Instagram PLN Purbalingga sekitar pukul 06.00 WIB. Laporan tersebut mendapat balasan melalui WhatsApp yang menyebutkan penanganan akan dilakukan setelah kondisi dinyatakan aman.
"Saya sudah lapor sejak sekitar jam enam pagi lewat Instagram PLN Purbalingga. Balasannya lewat WhatsApp, katanya 'kalau kondisinya aman bisa cepat ditangani, tapi kalau masih ada penanganan lain harus menunggu'. Sampai sekarang sekitar jam 10.20 WIB belum ada petugas yang datang," ungkapnya.
BACA JUGA:Perbaiki Atap, Warga Giritirto Kebumen Tersengat Listrik
Akibat pemadaman tersebut, aktivitas warga ikut terganggu. Yuki mengaku tidak bisa memasak maupun memompa air karena pompa sumur di rumahnya bergantung pada aliran listrik.
Sementara itu, Gista Amelia mengaku khawatir kabel yang masih menjuntai dan tergeletak di sekitar jalan dapat membahayakan warga, terutama anak-anak yang melintas.
"Saya khawatir kabel yang belum ditangani ini membahayakan pejalan kaki. Takutnya anak saya atau orang yang lewat tidak sengaja menyenggol lalu kesetrum. Kami juga tidak tahu itu masih ada aliran listriknya atau tidak," ujarnya.
Warga berharap pihak terkait segera memperbaiki jaringan listrik sekaligus mengamankan kabel yang putus agar pasokan listrik kembali normal dan tidak membahayakan masyarakat. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


