Komoditas Lokal Jadi Prioritas Pasokan MBG di Cilacap
Ilustrasi penerimaan bahan baku komoditas dari masyarakat lokal oleh salah satu dapur SPPG di Cilacap.-JULIUS/RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Cilacap mendorong kerja sama dengan kelompok tani, peternak, dan nelayan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Cilacap, Yudha Prasetyo, mengatakan arahan Kepala BGN adalah mengutamakan penggunaan komoditas pangan lokal
"Hasil pertanian, perikanan, dan peternakan di Cilacap akan terus didorong menjadi pemasok kebutuhan program," katanya, Senin (27/7/2026).
Sebagai langkah awal, pihaknya akan berkoordinasi Dinas Pangan dan Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap.
Kerja sama ini bertujuan memperkuat pasokan bahan pangan sekaligus membantu pemasaran hasil produksi masyarakat.
"Kita akan koordinasi dengan dinas - dinas terkait sebagai langkah awal," tandasnya.
BACA JUGA:MBG di Cilacap Diperluas, Mulai Sasar Ibu Hamil, Busui dan Balita
Yudha mengatakan, saat ini sebagian komoditas lokal sudah mulai terserap.
Namun, paguyuban mitra BGN akan terus didorong agar penyerapan hasil panen dan produk lokal bisa lebih maksimal.
Menurutnya, keterlibatan petani, peternak, dan nelayan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pihak.
Selain memenuhi kebutuhan bahan pangan program MBG, langkah ini juga dapat meningkatkan pendapatan para pelaku usaha di daerah.
"Jadi semua bisa terserap dan terdampak positif dengan adanya dapur-dapur MBG di wilayah mereka," tambahnya.
BGN juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar penyerapan komoditas lokal berjalan sesuai kebutuhan.
Dengan begitu, manfaat program MBG tidak hanya dirasakan penerima, tetapi juga masyarakat yang menjadi pemasok bahan pangan. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
