Program Aquatherapy untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Anak anak berkebutuhan khusus dari SLB Kuncup Mas Banyumas mengikuti program Aquatherapy yang diadakan Fikes Unsoed, Kamis 23 Juli 2026.-ISTIMEWA-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – SLB Kuncup Mas Banyumas mengenalkan program aquatherapy bagi anak berkebutuhan khusus melalui sosialisasi dan praktik yang digelar di Homestay Hadipriyanto Banyumas, Kamis (23/7). Terapi air tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan motorik, keseimbangan, dan kemandirian anak.
Anak berkebutuhan khusus merupakan anak yang mengalami hambatan fisik, intelektual, sensorik, perilaku, emosional, maupun perkembangan sehingga membutuhkan penanganan khusus. Hambatan tersebut dapat berupa gangguan motorik, keterlambatan perkembangan, gangguan keseimbangan, hingga keterbatasan koordinasi gerak.
Kondisi itu umumnya disebabkan kelemahan otot, spastisitas, gangguan kontrol postural, keterbatasan rentang gerak sendi, serta gangguan integrasi sensorik. Akibatnya, anak mengalami kesulitan berjalan, berdiri, menjaga keseimbangan, hingga melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri sehingga rehabilitasi fisik menjadi salah satu intervensi penting.
Dosen Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman, Jajang Dede Mulyani, M.Pd., menjelaskan aquatherapy memanfaatkan sifat fisik air, seperti daya apung, tekanan hidrostatik, dan resistensi. "Daya apung membantu mengurangi beban tubuh pada persendian, sedangkan resistensi air berkontribusi dalam meningkatkan kekuatan otot, koordinasi, dan keseimbangan," jelasnya.
Dosen Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman, Aisyah Apriliciciliana Aryani, S.KM., M.K.M., menambahkan aquatherapy merupakan metode rehabilitasi yang dilakukan di kolam air hangat dengan memanfaatkan karakteristik fisik air sebagai media terapi. Suhu air dipertahankan pada kisaran 32–34 derajat Celsius untuk membantu merelaksasi otot, meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi nyeri, dan memperbaiki fleksibilitas jaringan lunak.
Praktik aquatherapy dilakukan langsung kepada siswa SLB Kuncup Mas Banyumas di bawah pendampingan Galih Yoga Santiko, S.Or., M.Or., bersama mahasiswa Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Unsoed, yakni Abiyu Malik Arafi, Bagus Adi Cahyanto, Fidya Afita Rohmah, Niqmatulayuni, dan Tegar Andhito Prasetyo. Program ini terlaksana melalui kerja sama Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun 2026, DPPM Ditjen Risbang, dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. (Mam/adv)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
