Banner v.2

Murid MIN 1 Banyumas Raih Tiga Emas Robotik Internasional di Singapura

Murid MIN 1 Banyumas Raih Tiga Emas Robotik Internasional di Singapura

Empat sekawan murid MIN 1 Banyumas, Ryugi, Rafardhan, Zeyhand dan Erland (kiri ke kanan) memamerkan emas medali dan trophy juara I dalam Lomba Robotik Internasional di Singapura, Rabu (22/7).-YUDHA IMAN/RADARMAS-

Prestasi Global Diburu Lagi Berbekal Semangat Menjaga Harga Diri

Empat murid MIN 1 Banyumas mengharumkan nama Banyumas di tingkat internasional setelah membawa pulang tiga medali emas dari Lomba Robotik Internasional di Singapura akhir bulan lalu. Berbekal prinsip meraih prestasi demi harga diri, Rafardhan, Erland, Ryugi, dan Zeyhan kini bersiap kembali unjuk kemampuan pada kompetisi berikutnya.

YUDHA IMAN PRIMADI, Purwokerto

SAAT ditemui Radarmas, Rabu (22/7), Rafardhan, Erland, Ryugi, dan Zeyhan memanfaatkan waktu istirahat untuk berbagi cerita. Meski berasal dari tingkat kelas yang berbeda, keempatnya menjadi satu tim inti yang konsisten menorehkan prestasi dalam ajang robotik internasional di luar negeri.

"Saya yang berangkat sendiri. Fardhan, Erland dan Ryugi lomba ke Singapura didampingi," katanya.

Zeyhan mengungkapkan tantangan terbesar yang dihadapi selama bertanding di luar negeri justru terletak pada proses adaptasi. Cuaca di Singapura yang lebih panas dibanding Banyumas menjadi ujian tersendiri, namun hal itu tidak membuat semangat mereka surut hingga akhirnya mampu meraih prestasi.

Tiga medali emas berhasil dibawa pulang pada kategori robot sumo, robot soccer, dan merakit robot panel surya. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras dan persiapan yang matang mampu menghasilkan prestasi membanggakan.

"Juara I robot soccer dari Ryugi dan saya. Robot sumo juga juara I oleh Fardhan dan Erland. Lalu merakit robot panel surya juara bersama kami," terang dia.

Menghadapi agenda kompetisi berikutnya, keempat murid itu terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan. Target terdekat mereka adalah mengikuti lomba robotik pada Oktober tahun ini dengan tekad mengulang keberhasilan yang telah diraih.

Bagi Zeyhan, mempertahankan prestasi bukan sesuatu yang mustahil apabila setiap usaha dilakukan dengan kesungguhan. Penghargaan yang diraih menjadi penyemangat untuk terus belajar dan berkembang.

"Dapat medali dan piagam cukup berarti. Selanjutnya ditekuni untuk selalu berprestasi. Harga diri tidak bisa dibeli," tutup murid MIN 1 Banyumas asal Somagede ini.

Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Ibnu Asaduddin, mengapresiasi pencapaian empat murid MIN 1 Banyumas dalam Lomba Robotik Internasional di Singapura belum lama ini. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa murid madrasah tidak hanya unggul di bidang agama, tetapi juga mampu menguasai teknologi dan bersaing di tingkat global.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: