Banner v.2

PAD Trans Banyumas Baru 21 Persen, Dishub Optimistis Pendapatan Terus Meningkat

PAD Trans Banyumas Baru 21 Persen, Dishub Optimistis Pendapatan Terus Meningkat

Sejumlah Bus Trans Banyumas menunggu penumpang di Terminal Bulupitu, Jumat (1/5).-DOK YUDHA IMAN/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari operasional Bus Trans Banyumas hingga pertengahan Juli masih berada di bawah target ideal. Meski baru mencapai 21,42 persen dari total biaya operasional yang dibiayai APBD, Dinas Perhubungan Banyumas optimistis pendapatan akan terus meningkat.

Kasi Angkutan Dinas Perhubungan Banyumas, Muhammad Eka Nugraha, mengatakan hingga pertengahan Juli pemerintah daerah telah mengalokasikan sekitar Rp7 miliar dari APBD untuk operasional Trans Banyumas. Sementara itu, PAD yang berhasil disetorkan ke kas daerah baru mencapai sekitar Rp1,5 miliar.

"Prosentase PAD 21,42 persen dari pengeluaran," katanya.

Eka menjelaskan, ke depan pihaknya menargetkan kontribusi PAD Trans Banyumas terhadap biaya operasional dapat meningkat menjadi 25 hingga 30 persen. Target tersebut dinilai realistis seiring meningkatnya jumlah penumpang dan optimalisasi layanan.

BACA JUGA:16 Aktivasi Kartu Trans Banyumas Ditolak, Gagal Migrasi Sistem Jadi Penyebab Pengajuan Tidak Lolos

Menurutnya, capaian saat ini justru lebih baik dibandingkan ketika operasional Trans Banyumas masih dibiayai pemerintah pusat melalui APBN. Saat itu, perbandingan pendapatan terhadap pengeluaran hanya berada di kisaran 16 hingga 17 persen.

"Dibandingkan saat dibawah pusat dengan APBN, prosentase pendapatan Trans Banyumas berbanding dengan pengeluaran APBD lebih tinggi ketika dipegang Pemkab Banyumas," terang dia.

Eka menambahkan, dibukanya kembali Jembatan Serayu pada 6 Juli menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan jumlah penumpang. Kondisi tersebut semakin diperkuat dengan dimulainya tahun ajaran baru yang meningkatkan mobilitas masyarakat, terutama pelajar.

Optimisme itu mulai terlihat dari peningkatan penerimaan harian yang disetorkan ke kas daerah. Pada hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang, pendapatan Trans Banyumas menunjukkan tren yang positif.

"Data tanggal 13 Juli dihari pertama dimulainya tahun ajaran baru, PAD yang disetorkan ke bendahara penerimaan Dishub Banyumas Rp 22,475 juta," pungkas Eka. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: