Harga Cabai dan Ayam di Banyumas Naik Usai MBG Berjalan Lagi
Suasana jual beli di Pasar Manis Purwokerto. -DIMAS PRABOWO/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Kembalinya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah libur sekolah mulai memengaruhi harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional Kabupaten Banyumas. Dalam beberapa hari terakhir, harga cabai dan ayam potong sama-sama mengalami kenaikan seiring meningkatnya permintaan.
Pedagang sayuran di Pasar Manis Purwokerto, Anjar, mengatakan kenaikan harga mulai terjadi sejak awal pekan. Komoditas yang mengalami kenaikan antara lain cabai merah keriting, cabai rawit hijau, dan cabai rawit merah.
"Sebelumnya selama libur sekolah harga cabai merah keriting bertahan di Rp40.000 per kilogram, sekarang naik menjadi Rp42.500 per kilogram," katanya, Selasa (14/7/2026).
Selain itu, harga cabai rawit hijau naik dari Rp55.000 menjadi Rp60.000 per kilogram. Sementara cabai rawit merah meningkat dari Rp45.000 menjadi Rp50.000 per kilogram, sedangkan cabai merah besar masih bertahan di kisaran Rp50.000 per kilogram.
BACA JUGA:MBG Perdana Menjangkau 256 Warga Banjarpanepen, Kader Desa Antar Menu Bergizi ke Rumah Ibu Hamil
Anjar mengatakan harga cabai rawit merah sebenarnya sempat berada di kisaran Rp60.000 per kilogram sebelum libur sekolah. Menurutnya, kenaikan harga saat ini diduga dipengaruhi meningkatnya permintaan setelah Program MBG kembali berjalan bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru.
"Kemarin sebelum liburan sekolah, harga cabai rawit merah di kisaran Rp60.000 per kilogram," ujarnya.
"Diduga karena kebutuhan untuk MBG mulai jalan lagi, jadi permintaan cabai ikut meningkat," katanya.
Tidak hanya cabai, harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional Banyumas juga ikut merangkak naik. Namun, pedagang ayam eceran mengaku belum merasakan manfaat ekonomi dari bergulirnya kembali program tersebut.
Pedagang ayam di Pasar Wage Purwokerto, Parti (56), mengatakan harga ayam potong kini berada di kisaran Rp35.000 hingga Rp36.000 per kilogram. Saat Program MBG libur, harga ayam masih berada di kisaran Rp30.000 per kilogram.
"Naik sejak Jumat minggu kemarin, naiknya enggak dikit-dikit, tapi langsung jebret ke Rp36 ribu per kilogram. Bahkan kemarin sempat ke Rp40 ribu terus turun," ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Parti mengaku hanya menjual sekitar 15 kilogram ayam per hari dengan jumlah pembeli yang tidak menentu. Ia juga memilih tidak menyimpan ayam menggunakan es sehingga seluruh dagangannya harus habis terjual pada hari yang sama.
"Sehari tidak menentu, kadang orang belinya sekilo, dua kilo, kadang cuma seperempat. Saya bukan pedagang besar yang jualan dalam pesanan besar," katanya.
"Kalau jualan ya harus habis dan saya memilih tidak diawetkan di es," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
