Banner v.2

UMP Terjunkan Relawan Mengajar, Percepat Program Asta Cita Presiden RI

UMP Terjunkan Relawan Mengajar, Percepat Program Asta Cita Presiden RI

UMP Terjunkan Relawan Mengajar, Percepat Program Asta Cita Presiden RI-HUMAS UMP UNTUK RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional melalui Program Relawan Mengajar. Sebanyak 326 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMP diterjunkan ke berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Banyumas dan Purbalingga sebagai bentuk implementasi program yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia.

Program tersebut dikemas dalam bentuk konversi Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) 2 yang diakui setara 6 SKS. Para mahasiswa akan melaksanakan kegiatan mengajar secara langsung di jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), hingga madrasah aliyah (MA) pada tanggal 14 Juli - 11 September 2026

Ketua panitia, Dr. Dyah Kusumastuti, S.Pd., M.Hum., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pilot program dari FKIP UMP dimana mahasiswa akan melakukan penguatan kompetensi mahasiswa di bidang pendidikan melalui praktik mengajar secara langsung dan pengabdian masyarakat disekolah.

"Program ini mengonversi kegiatan KKN dan PLP 2 dalam satu kesatuan yang mengonversi 6 SKS. Jumlah mahasiswa yang mengikuti sebanyak 326 orang dan tersebar di berbagai jenjang sekolah, mulai dari TK, SD, SMA, SMK, hingga MA di dua kabupaten, yaitu Banyumas dan Purbalingga," ujarnya.

Ia menambahkan kegiatan Relawan Mengajar ini hasil kerjasama yang terus berkelanjutan antara FKIP UMP dengan Dinas Pendidikan Banyumas, Cabang Dinas X Provinsi Jawa Tengah dan Kemenag Banyumas. 

Sementara itu, Dekan FKIP UMP Dr. Elly Hasan Sadeli, M.Pd., mengatakan program tersebut terlaksana melalui kerja sama antara FKIP UMP dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas sebagai upaya mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik melalui mata kuliah, tetapi juga menjalankan amanah untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui kegiatan pembelajaran di sekolah.

 "Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas. Alhamdulillah, mahasiswa benar-benar mengajar dengan praktik, bukan hanya untuk memenuhi mata kuliah, tetapi juga sebagai bentuk amanah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas," katanya.

Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Program Relawan Pendidikan yang dinilai menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menyukseskan Asta Cita Presiden RI, khususnya pada sektor pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga mampu hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.

"Saya sangat bangga dengan Program Relawan Mengajar ini. Ini merupakan bentuk partisipasi nyata FKIP UMP dalam mendukung Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam memperkuat sumber daya manusia Indonesia menuju Generasi Emas 2045," ujarnya.

Ia menambahkan, menjadi seorang guru pada era saat ini tidak cukup hanya menguasai materi pembelajaran. Seorang pendidik juga harus memiliki karakter kuat yang tercermin dalam nilai SMART sebagai bekal mahasiswa selama menjalankan tugas di sekolah.

Menurutnya, SMART merupakan akronim dari Spiritual, Mental, Attitude, Relasi Sosial, dan Tangguh. Nilai spiritual menjadi fondasi utama agar guru memiliki keimanan yang kuat dan menjalankan profesinya sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

Selain itu, mahasiswa juga harus memiliki mental yang sehat agar mampu menghadapi berbagai tantangan selama mengajar. Sikap atau attitude yang baik, seperti sopan santun dan tata krama, juga menjadi modal penting dalam membangun hubungan positif dengan peserta didik, guru, maupun masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: