Banner v.2

Bus Trans Banyumas Tabrak Empat Kendaraan, Sopir Diduga Mengantuk Saat Menyetir

Bus Trans Banyumas Tabrak Empat Kendaraan, Sopir Diduga Mengantuk Saat Menyetir

Polisi melakukan olah TKP usai Bus Trans Banyumas menabrak empat kendaraan yang terparkir di Jalan Bank, Purwokerto Barat, Kamis (2/7/2026).-SATLANTAS POLRESTA BANYUMAS UNTUK RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Bus Trans Banyumas menabrak empat kendaraan yang sedang terparkir di Jalan Bank, Kelurahan Kedungwuluh, Kecamatan Purwokerto Barat, Kamis (2/7) sekitar pukul 07.45 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kecelakaan tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Kecelakaan bermula saat Bus Trans Banyumas bernomor polisi R-7288-OA yang dikemudikan Eko Purwanto (32) melaju dari arah selatan menuju utara. Saat tiba di lokasi kejadian, bus diduga oleng ke kiri karena pengemudi kurang berkonsentrasi.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami, mengatakan bus kemudian menghantam empat kendaraan yang sedang terparkir di bahu jalan sebelah kiri. Seluruh kendaraan mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.

"Bus kemudian menabrak empat kendaraan yang sedang terparkir di bahu jalan sebelah kiri," ujar Iptu Metri.

BACA JUGA:Penumpang Trans Banyumas Turun, Dampak Penutupan Jembatan Serayu di Koridor 4

Empat kendaraan yang terdampak yakni Honda Jazz milik VN (23), Honda Beat milik Salamah (52), Honda PCX milik RD (29), serta Honda HR-V milik AD (31). Kerusakan yang dialami meliputi bodi penyok, kaca pecah, hingga kerusakan pada bagian mesin dan suspensi.

Iptu Metri memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Saat ini, Satlantas Polresta Banyumas masih menangani proses penyelidikan atas kecelakaan tersebut.

"Kerugian material diperkirakan sekitar Rp20 juta dan kasus ini masih dalam penanganan Satlantas Polresta Banyumas," pungkasnya.

Direktur Utama PT Banyumas Raya Transportasi, Ipoeng Martha Marsikun, membenarkan hasil evaluasi internal menunjukkan pengemudi diduga kehilangan konsentrasi karena mengantuk saat bertugas. Menurutnya, kurangnya waktu istirahat diduga menjadi salah satu penyebab turunnya konsentrasi pengemudi.

"Memang benar, dari hasil pemeriksaan awal pengemudi kurang konsentrasi karena mengantuk. Belakangan ini juga sedang ada pertandingan Piala Dunia, sehingga diduga memengaruhi waktu istirahat sopir sebelum berangkat bekerja pada pagi hari," ujar Ipoeng.

Ia memastikan PT Banyumas Raya Transportasi sebagai operator Bus Trans Banyumas akan bertanggung jawab atas seluruh kerugian yang ditimbulkan. Perbaikan kendaraan yang mengalami kerusakan akan dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan para pemilik kendaraan.

"Hasil kesepakatannya, pihak operator bersama pengemudi akan bertanggung jawab memperbaiki seluruh kendaraan yang mengalami kerusakan," katanya.

Ipoeng juga mengingatkan seluruh pengemudi Bus Trans Banyumas agar menjaga kondisi fisik sebelum bertugas. Ia meminta para sopir, terutama yang mendapat jadwal kerja pagi, tidak mengurangi waktu istirahat karena menonton pertandingan sepak bola hingga larut malam.

"Saya tegaskan kepada seluruh driver Trans Banyumas untuk menjaga kondisi badan. Terutama bagi yang mendapat shift pagi, jangan sampai menonton pertandingan sepak bola hingga dua atau tiga laga dalam semalam karena sangat berbahaya dan bisa memengaruhi konsentrasi saat berkendara," tegasnya. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: