199 Anak Yatim dan Dhuafa Kebumen Dapat Santunan
Suasana penyaluran bantuan sosial bagi anak yatim dan penyandang disabilitas di Aula Kankemenag Kebumen, Kamis (25/6).--
KEBUMEN - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kebumen menegaskan pendampingan terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas harus dilakukan secara berkelanjutan. Komitmen tersebut disampaikan dalam peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan penyaluran tali asih kepada 199 anak yatim dan penyandang disabilitas di Aula Kankemenag Kebumen, Kamis (25/6).
Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kabupaten Kebumen, Fahrudin, mengatakan kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial tahunan semata.
"Pendampingan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas harus dilakukan secara berkelanjutan. Kita perlu memastikan mereka memperoleh pendidikan, pembinaan, dan kehidupan yang layak hingga mampu mandiri," ujarnya.
Menurut Fahrudin, kegiatan tersebut terselenggara berkat kerja sama Kemenag Kabupaten Kebumen dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kebumen, lembaga amil zakat (LAZ) se-Kabupaten Kebumen, serta Dharma Wanita Persatuan Kankemenag Kebumen. Ia juga mengajak seluruh pihak terus memperkuat sinergi dan kepedulian sosial dalam mendampingi tumbuh kembang anak yatim maupun penyandang disabilitas.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Kebumen, Sri Hari Susanti, menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dalam mendampingi anak yatim dan penyandang disabilitas.
Menurutnya, BAZNAS telah menyiapkan berbagai program beasiswa pendidikan serta bantuan sosial yang dapat diakses oleh anak yatim dan penyandang disabilitas. Selain itu, tersedia pula bantuan alat bantu seperti kursi roda, kruk, dan kebutuhan lain sesuai kondisi penerima manfaat.
"Kami siap melanjutkan kolaborasi bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen. Program-program BAZNAS terbuka untuk mendukung pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan anak yatim maupun penyandang disabilitas agar mereka memiliki kesempatan berkembang secara optimal,” kata Sri Hari Susanti. (cah)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

