Banner v.2

IEP 2026 UMP Gaungkan Generasi Muslim Digital, Religius, dan Progresif

IEP 2026 UMP Gaungkan Generasi Muslim Digital, Religius, dan Progresif

IEP 2026 UMP Gaungkan Generasi Muslim Digital, Religius, dan Progresif-HUMAS UMP UNTUK RADARMAS-

RADARBANYUMAS.CO.ID - Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMPS PAI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sukses menggelar Grand Final Islamic Education Project (IEP) 2026 yang mempertemukan generasi muda Muslim dari berbagai daerah di Indonesia dalam ajang kompetisi keislaman tingkat nasional.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Syamsyuhadi Irsyad, Lantai 10 UMP Tower, Minggu (14/6/2026), menjadi puncak rangkaian IEP 2026 setelah sehari sebelumnya digelar Seminar Nasional bertajuk From Scrolling to Schooling. Mengusung tema “PAI Next Level: Digital, Religius, Progresif”, kompetisi ini menghadirkan empat cabang lomba, yakni Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Story Telling Islami, Lomba Artikel, dan Desain Poster.

Ketua Panitia IEP 2026, Fauziah Nur Fadilah, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Peserta berasal dari berbagai SMA, SMK, dan MA sederajat dari berbagai wilayah Indonesia.

“Kami sangat bersyukur atas tingginya partisipasi peserta. Ini menunjukkan bahwa semangat generasi muda untuk belajar, berkompetisi, dan mengembangkan diri dalam bidang keislaman masih sangat kuat,” ujarnya.

Berbeda dari tahun sebelumnya, penyelenggaraan IEP 2026 memadukan konsep hybrid. Cabang Musabaqah Hifdzil Qur’an dilaksanakan secara luring di UMP, sementara lomba Story Telling Islami, Artikel, dan Desain Poster diselenggarakan secara daring untuk menjangkau peserta dari berbagai daerah.

Suasana khidmat terasa saat para finalis MHQ tampil membacakan dan menghafalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an di hadapan dewan juri. Sementara itu, ratusan karya digital dari peserta lomba artikel, poster, dan storytelling dinilai oleh para akademisi serta praktisi yang kompeten di bidangnya.

Ketua HMPS PAI UMP, Yanuar Rizki Arif Saputra, mengatakan bahwa Islamic Education Project bukan sekadar agenda kompetisi tahunan, tetapi menjadi ruang aktualisasi bagi generasi muda Muslim untuk menunjukkan kapasitas intelektual, kreativitas, dan kemampuan berdakwah di era digital.

“IEP merupakan ikhtiar kami untuk menegaskan bahwa pendidikan Islam mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam UMP, Dr. A. Sulaeman, M.S.I., menegaskan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan zaman.

“Seorang Muslim saat ini harus mampu menguasai teknologi digital tanpa kehilangan identitas dan akhlaknya. Pendidikan Islam harus mampu melahirkan generasi yang religius, adaptif, dan berkemajuan,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Menurutnya, transformasi digital harus menjadi peluang bagi generasi muda untuk memperluas dakwah, meningkatkan kualitas diri, serta berkontribusi positif bagi masyarakat.

Melalui Islamic Education Project 2026, UMP terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi generasi muda dari berbagai daerah untuk berkompetisi secara sehat, memperluas jejaring, dan mengembangkan potensi diri.

Dengan suksesnya penyelenggaraan IEP 2026, UMP berharap lahir generasi Muslim yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, serta mampu menjadi pelopor perubahan di era digital.(Hav/Chy)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: