SPMB Banyumas Tambah Server, Pembuatan Akun dan Pendaftaran Dipisah
PERSIAPAN SPMB. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Wahyu Adhi (kiri) dan Kepala Dinkominfo Kabupaten Banyumas Budi Nugroho (kanan), saat memberikan keterangan terkait persiapan SPMB tahun ajaran 2026/2027. -JUNI R/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Banyumas terus melakukan pembenahan menghadapi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) online tahun ajaran 2026/2027. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menambah jumlah server untuk mendukung kelancaran pelayanan selama proses SPMB berlangsung.
Kepala Dinkominfo Kabupaten Banyumas Budi Nugroho mengatakan, jumlah server fisik yang digunakan tahun ini mengalami penambahan dibanding tahun sebelumnya. Penambahan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan teknis saat akses SPMB meningkat.
"Tahun lalu 8 server fisik, tahun ini 11 server fisik," kata dia.
Selain menambah server, pihaknya juga melakukan optimalisasi sistem pendukung lainnya. Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan jaringan dan pasokan listrik tetap stabil selama proses SPMB berlangsung.
BACA JUGA:Launching SPMB 2026/2027, Pemkab Purbalingga Larang Jalur Orang Dalam
"Kita juga lakukan koordinasi soal pasokan listrik, koordinasi jaringan, sudah dikomunikasikan. Mudah-mudahan dengan optimize server yang ada tidak ada kendala teknis SPMB," jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Wahyu Adhi Fibrianto menuturkan terdapat sejumlah perubahan pada pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026/2027 dibanding tahun sebelumnya. Perubahan tersebut dilakukan untuk memperbaiki sistem dan memperluas akses bagi calon peserta didik.
Menurutnya, pada tahun lalu proses pembuatan akun dan pendaftaran sekolah dilakukan bersamaan. Selain itu, saat itu belum terdapat nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) nasional dan daerah serta belum mengakomodir penghapal kitab suci maupun ritus keagamaan.
"Tahun ini pembuatan akun dan pendaftaran sekolah dilaksanakan terpisah, sudah ada nilai TKA (nasional dan daerah), sudah mengakomodir anak-anak penghapal kitab suci atau ritus keagamaan, jalur domisili dibagi empat level jarak kedekatan; domisili I, II, III, dan IV," paparnya.
Untuk daya tampung SMP negeri di Banyumas tahun ini, Wahyu menyebut tersedia sebanyak 15.552 kursi. Jumlah tersebut tersebar di 73 SMP negeri dengan total 486 rombongan belajar.
"Dengan total 486 rombel, setiap rombel 32 siswa," jelasnya.
Ia menambahkan, jalur penerimaan dalam SPMB tahun ini terdiri dari empat kategori. Jalur domisili mendapat kuota terbesar sebesar 45 persen, disusul jalur prestasi 30 persen, afirmasi 20 persen, dan mutasi 5 persen dari total daya tampung.
Wahyu menjelaskan, jadwal SPMB online jenjang SMP diawali dengan pembuatan akun dan verifikasi berkas pada 8-12 Juni 2026. Selanjutnya pendaftaran sekolah dilaksanakan pada 22-24 Juni 2026.
Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 26 Juni 2026. Sementara proses daftar ulang akan berlangsung pada 29-30 Juni 2026. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


