Relawan MBG Protes Manajemen, Dapur SPPG Gunungsimping 01 Cilacap Disegel
Relawan memasang spanduk bertuliskan disegel pada SPPG Gunungsimping 01 Cilacap Tengah.-JULIUS/RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Puluhan relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunungsimping 01, Kecamatan Cilacap Tengah, menyegel dapur pada Sabtu (30/5/2026).
Mereka meminta manajemen dapur diganti, karena menilai sering terjadi masalah dalam pengelolaan dan hubungan kerja.
Para relawan mendatangi dapur yang berada di Jalan Jawa, Kelurahan Gunungsimping, sambil membawa spanduk bertuliskan "Disegel". Spanduk tersebut kemudian dipasang di area dapur.
Asisten Lapangan SPPG Gunungsimping 01, Riswantoro mengatakan, selama ini sering terjadi konflik antara relawan dengan pihak manajemen maupun mitra pengelola.
"Sering terjadi konflik antara relawan dengan staf maupun mitra. Karena itu teman-teman meminta manajemen diganti," katanya.
Menurutnya, relawan juga kerap menjadi pihak yang disalahkan ketika terjadi kendala dalam operasional dapur, seperti kekurangan bahan makanan atau keterlambatan pemorsian.
BACA JUGA:45 SPPG di Cilacap Masih Tunggu Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Selain itu, relawan mempertanyakan status mereka setelah operasional dapur dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Pasalnya, saat relawan lama masih diliburkan, pihak mitra disebut membuka lowongan dan melakukan perekrutan relawan baru.
"Kami masih relawan aktif, tetapi mendapat informasi ada perekrutan relawan baru," ujarnya.
Perwakilan relawan, Fauzan Tri Handoyo mengatakan, para relawan menginginkan pergantian manajemen, mulai dari mitra, Kepala SPPG hingga staf yang ada saat ini.
"Mediasi sebenarnya sudah dilakukan, namun belum menghasilkan kesepakatan. Karena itu para relawan memutuskan melakukan aksi penyegelan," tambahnya.
Saat aksi berlangsung, Kepala SPPG Gunungsimping 01 tidak berada di lokasi.
Hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak manajemen terkait tuntutan para relawan. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


