Banner v.2

Program IVA di Purbalingga Targetkan 11 Ribu Wanita Jalani Deteksi Dini Kanker Serviks

Program IVA di Purbalingga Targetkan 11 Ribu Wanita Jalani Deteksi Dini Kanker Serviks

Petugas kesehatan memberikan pelayanan pemeriksaan IVA bagi warga di Purbalingga dalam program deteksi dini kanker serviks.-Alwi Safrudin/Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Purbalingga terus menggencarkan program deteksi dini kanker serviks melalui metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Pada 2026, program tersebut menargetkan sebanyak 11 ribu wanita menjalani pemeriksaan.

Programmer IVA DinkesPPKB Purbalingga, Nida Adyaningrum, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap pemeriksaan IVA terus meningkat. Tingginya kesadaran warga dinilai menjadi modal penting untuk mencapai target pemeriksaan tahun ini.

“Di Puskesmas Kalimanah antusias masyarakat untuk IVA sudah tinggi. Bahkan, ketika kita membutuhkan sasaran untuk pelatihan Bapelkes Gombong, kuota langsung terpenuhi,” ujar Nida, Senin (11/5/2026).

Ia menjelaskan, pemeriksaan IVA difokuskan bagi wanita usia 30 hingga 50 tahun. Target 11 ribu pemeriksaan tersebut mengacu pada indikator Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP), yakni sebesar 15 persen dari total sasaran wanita usia 30-50 tahun yang dibagi tiga.

BACA JUGA:Perkuat Skrining Lewat IVA dan Tes DNA, Puskesmas Bukateja Temukan 5 Kasus HPV Positif

Menurut Nida, program IVA memiliki keunggulan karena tidak bergantung pada ketersediaan alat khusus dari pemerintah pusat. Pemeriksaan juga dapat dilakukan langsung di fasilitas kesehatan tanpa harus melalui proses laboratorium yang rumit.

“Untuk IVA tidak memerlukan Bahan Medis Habis Pakai khusus dari Kemenkes. Jadi tidak perlu repot dibawa ke laboratorium,” pungkasnya.

Program IVA menjadi salah satu langkah preventif untuk meningkatkan deteksi dini kanker serviks di masyarakat. Pemeriksaan ini dilakukan guna mengetahui lebih awal adanya perubahan sel pada leher rahim sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat. (***)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: