Banner v.2

Perlintasan Liar di Banyumas Disorot, 34 Titik Masih Berisiko

Perlintasan Liar di Banyumas Disorot, 34 Titik Masih Berisiko

Petugas tengah memasang barikade disalah satu perlintasan liar di wilayah DAOP 5 Purwokerto. -HUMAS PT KAI DAOP V UNTUK RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Perlintasan sebidang liar di wilayah KAI Daop 5 Purwokerto masih menjadi fokus penataan dalam satu dekade terakhir. Titik-titik ini dinilai berisiko karena belum dilengkapi sistem pengamanan memadai.

Data KAI mencatat terdapat 196 perlintasan liar di wilayah tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 34 perlintasan hingga kini belum ditutup.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan setiap perlintasan memiliki potensi risiko keselamatan. Terutama pada lokasi yang belum memenuhi ketentuan teknis.

“Setiap perlintasan memiliki potensi risiko keselamatan. Untuk lokasi yang belum sesuai ketentuan, penanganan dilakukan bersama pemerintah melalui mekanisme yang berlaku, termasuk opsi penutupan. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keselamatan masyarakat dan perjalanan kereta api,” ujarnya.

BACA JUGA:Palang Perlintasan KA Otomatis di Banyumas Ditambah, Lima Titik Kini Lengkap

Ia menjelaskan, perlintasan liar menjadi titik rawan karena mempertemukan aktivitas warga dengan perjalanan kereta tanpa pengamanan. Kondisi ini membuat ruang aman semakin terbatas dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Sejak 2017 hingga April 2026, KAI bersama pemangku kepentingan telah menutup 184 perlintasan liar. Namun, masih adanya titik tersisa menunjukkan perlunya penanganan berkelanjutan.

As’ad menambahkan, selain infrastruktur, faktor kedisiplinan masyarakat juga sangat menentukan keselamatan. Pengguna jalan diminta lebih waspada saat melintas di perlintasan.

“Kereta api melayani ratusan hingga ribuan pelanggan dalam satu perjalanan dan membutuhkan jarak pengereman yang panjang. Dalam kondisi tertentu, kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak. Karena itu, disiplin saat melintas di perlintasan menjadi hal yang sangat penting,” katanya.

BACA JUGA:Pembatalan Perjalanan Kereta di Wilayah Daop 5 Purwokerto Bertambah, Imbas Peristiwa Kecelakaan di Bekasi

KAI pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, terutama di perlintasan liar atau tak terjaga. Langkah ini penting untuk menekan risiko kecelakaan di jalur kereta api. ***

 

Longtail:

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: