Banner v.2

Sinergi PMI dan Pemerintah Diperkuat Lewat Musker, Lebih Responsif Hadapi Kondisi Lapangan

Sinergi PMI dan Pemerintah Diperkuat Lewat Musker, Lebih Responsif Hadapi Kondisi Lapangan

Bupati Banjarnegara saat membuka musker PMI Kabupaten Banjarnegara.-Kominfo Banjarnegara untuk Radarmas-

BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjarnegara menggelar Musyawarah Kerja (Musker) 2026 di Aula Sasana Bhakti Praja Setda, Selasa (5/5/2026).

Forum ini tak sekadar membahas program kerja, tetapi juga menyoroti peran PMI dalam isu kemanusiaan hingga arus informasi di masyarakat.

Sebanyak 61 peserta hadir, terdiri dari pengurus PMI kabupaten, perwakilan kecamatan, serta relawan dari unsur KSR, TSR, dan PMR.

Ketua panitia, Mochamad Masduki Rahmat, mengatakan Musker menjadi momentum untuk menilai capaian tahun sebelumnya sekaligus menyusun langkah ke depan.

BACA JUGA:Pengurus PMI Kecamatan di Cilacap Dilantik, Siap Hadapi Bencana Lebih Cepat

“Ini forum evaluasi program 2025 dan penyusunan rencana kerja 2026 agar lebih matang dan tepat sasaran,” ujarnya.

Bupati Banjarnegara yang juga Ketua PMI, Amalia Desiana, menegaskan PMI memiliki peran penting dalam mendukung pemerintah, terutama saat situasi darurat.

“Dalam penanganan bencana di Pandanarum maupun saat pandemi Covid-19, PMI sangat membantu. Sinergi ini harus terus dijaga,” katanya.

Dia meminta forum tidak berjalan formal semata. Pengurus di tingkat bawah didorong terbuka menyampaikan persoalan di lapangan agar penanganan bisa lebih cepat.

BACA JUGA:Pengurus PMI Banyumas Dilantik, Tekankan Pengabdian Kemanusiaan

“Kalau ada kendala, sampaikan. Jangan dipendam. Supaya kita bisa segera cari solusi bersama,” tegasnya.

Selain soal program dan respons bencana, Amalia juga menyoroti peran relawan dalam menjaga suasana masyarakat, khususnya di tengah maraknya informasi yang tidak jelas kebenarannya.

“Saya minta PMI ikut membantu meluruskan informasi yang keliru. Fokus tetap pada kerja-kerja kemanusiaan,” ujarnya.

Dia juga menekankan bahwa PMI harus tetap berdiri di jalur pengabdian, tanpa kepentingan lain di luar misi kemanusiaan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: