Banner v.2

Wabup Purbalingga Warning CPNS: Jangan Terlibat Skandal dan Harus Tahan Mental

Wabup Purbalingga Warning CPNS: Jangan Terlibat Skandal dan Harus Tahan Mental

Penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II dan III Angkatan 1 Tahun 2026 di Pendapa Dipokusumo, Kamis (30/4/2026).-Aditya/Radarmas-

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani mengingatkan para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) agar menjaga sikap, integritas, serta tidak terlibat dalam hal-hal yang merugikan diri maupun institusi.

Pesan itu disampaikan saat penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II dan III Angkatan 1 Tahun 2026 di Pendapa Dipokusumo, Kamis (30/4/2026).

"Utamakan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Jaga nama baik institusi dan jadilah teladan di tengah masyarakat,” kata Wabup.

Ia menegaskan, ASN harus siap menghadapi tantangan birokrasi yang semakin kompleks di era keterbukaan informasi.

BACA JUGA:12 Perwakilan ASN PPPK Mengadu Isu PHK, Ketua DPRD Purbalingga Tegas Tolak Wacana Pemecatan

Menurutnya, kemampuan beradaptasi dan ketahanan mental menjadi hal penting bagi aparatur sipil negara.

“Dengan adanya media sosial saat ini, pengawasan publik semakin kuat. Karena itu, jadikan sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik, bukan sebaliknya,” tambahnya.

Wabup juga berharap CPNS yang didominasi generasi milenial dan Gen Z dapat menjadi agen perubahan di lingkungan birokrasi.

Generasi muda dinilai memiliki potensi untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA:Belum Semua ASN Ubah Transportasi, Sekda Purbalingga Pilih Jalan Kaki ke Kantor

“Generasi ini diharapkan bisa memberikan warna yang lebih segar sekaligus mendorong reformasi birokrasi sesuai dengan misi pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta kemauan untuk terus belajar dalam menjalankan tugas sebagai ASN.

Sementara itu, Sekretaris BKPSDM Kabupaten Purbalingga Ari Wibowo menyebutkan, Latsar CPNS tahun ini diikuti 39 peserta.

“Melalui pelatihan ini diharapkan lahir ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan orientasi pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: