Antisipasi Kerawanan May Day di Cilacap, Potensi Kerawanan Dipetakan
Plt Bupati Cilacap saat pimpin rakor lintas sektoral pemetaan potensi kerawanan pada saat aksi masa peringati hari buruh.-JULIUS/RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional, Pemerintah Kabupaten Cilacap memetakan potensi kerawanan yang bisa muncul seiring rencana aksi massa.
Bersama Polresta Cilacap dan unsur terkait, pemerintah daerah mengantisipasi berbagai kemungkinan.
Seperti aksi massa dalam jumlah besar, potensi penyusupan yang bisa memicu kericuhan, hingga pengamanan objek vital di wilayah Cilacap.
Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya mengatakan, penyampaian aspirasi tetap dihormati, namun harus dilakukan secara tertib.
BACA JUGA:Ratusan Buruh di Cilacap Siap Turun ke Jalan Rayakan May Day 2026
"Penyampaian pendapat adalah hak setiap warga, tapi harus tetap menjaga keamanan dan ketertiban," ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Cilacap bersama aparat keamanan telah menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) di Alun-alun Cilacap.
"Simulasi ini untuk melatih penanganan jika terjadi gangguan di lapangan," lanjutnya.
Selain itu, rapat koordinasi juga dilakukan untuk menyiapkan pengamanan.
Salah satu yang diantisipasi, rencana konvoi sekitar 700 peserta dari serikat pekerja dan organisasi purna pekerja migran.
BACA JUGA:Seribu Buruh Cilacap Siap Turun ke Jalan Saat May Day
Rute konvoi akan melintasi sejumlah jalan utama dan berakhir di Alun-alun Cilacap.
Kondisi ini diperkirakan bisa berdampak pada arus lalu lintas jika tidak diatur dengan baik.
"Kami meminta aparat yang bertugas untuk lebih mengedepankan tindakan persuasif, serta profesional dalam penanganan aksi, " lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


