Banner v.2

Sadar Termasuk Satwa Dilindungi, Warga Serahkan Burung Beo ke KSDA

Sadar Termasuk Satwa Dilindungi, Warga Serahkan Burung Beo ke KSDA

Warga Purbalingga serahkan burung Tiong emas yang dilindungi.-RKSDA Cilacap Untuk Radarmas-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Warga asal Kabupaten Purbalingga menyerahkan seekor burung Tiong emas atau beo ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah melalui Resor KSDA Wilayah Cilacap, Rabu (22/4/2026).

Burung tersebut diserahkan dalam kondisi hidup dan sehat oleh Subur, setelah ia mengetahui bahwa satwa yang dimilikinya termasuk jenis dilindungi.

Sebelumnya, burung itu dibeli dari seorang temannya tanpa mengetahui status perlindungannya.

Kepala Resor KSDA Jawa Tengah Wilayah Cilacap, Wahyono Restanto mengatakan, setelah mendapat informasi, yang bersangkutan langsung melapor dan membawa satwa tersebut untuk diserahkan.

BACA JUGA:Pelihara Elang Brontok, Warga Gandrungmangu Cilacap Serahkan Satwa Dilindungi ke BKSDA

"Yang bersangkutan segera melapor melalui call center dan membawa burung tersebut ke kantor kami untuk diserahkan," ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Petugas Resor KSDA Cilacap kemudian menerima penyerahan satwa tersebut, dan melakukan pendataan serta pembuatan berita acara.

Selain itu, pihaknya juga memberikan sosialisasi kepada warga terkait aturan perlindungan tumbuhan dan satwa liar.

Menurut Wahyono, pemanfaatan satwa liar dilindungi, baik untuk peliharaan, peragaan maupun komersial, harus dilengkapi dokumen legalitas asal-usul yang sah, seperti sertifikat dari penangkaran berizin.

"Tanpa dokumen legalitas, satwa dianggap ilegal dan bisa dikenakan sanksi pidana sesuai aturan yang berlaku," jelasnya.

BACA JUGA:Lestarikan Tanaman Langka, BKSDA Tanam Bibit Wijayakusuma Keraton di Nusakambangan

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perburuan liar, maupun memperjualbelikan satwa dilindungi agar kelestariannya tetap terjaga.

"Harapannya masyarakat tidak melakukan perburuan liar dan pemanfaatan satwa secara ilegal, sehingga kelestarian satwa liar tetap terjaga," pungkasnya. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: