Banner v.2

Sempat Gigit Warga Karangreja Cilacap, Monyet Ekor Panjang Diamankan

Sempat Gigit Warga Karangreja Cilacap, Monyet Ekor Panjang Diamankan

Petugas RKSDA mengevakuasi kera ekor panjang yang menggigit warga Karangreja Cimanggu.-JULIUS/RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Tim Resor Konservasi Sumber Daya Alam (RKSDA) Wilayah Cilacap mengamankan seekor monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), yang dilaporkan menggigit warga di Desa Karangreja, Kecamatan Cimanggu. 

Kepala RKSDA Wilayah Jawa Tengah Resor Cilacap, Wahyono Restanto mengatakan, pengamanan dilakukan setelah melalui serangkaian pemantauan bersama tim terkait untuk memastikan kondisi kesehatan satwa maupun korban.

"Satwa sebelumnya dilaporkan menggigit warga, sehingga dilakukan pemantauan selama masa inkubasi rabies. Hasilnya dinyatakan negatif rabies, sehingga penanganan selanjutnya diserahkan kepada kami untuk diamankan," jelasnya, Selasa (21/4/2026).

Ia menyebutkan, pengamanan dilakukan pada Senin (20/4/2026) oleh tim RKSDA Wilayah Cilacap bersama pihak terkait di rumah pemilik satwa.

BACA JUGA:Empat Ekor Monyet Ekor Panjang Dilepasliarkan di Kawasan Cagar Alam Nusakambangan Timur Cilacap

Berdasarkan kesepakatan dengan pemilik, monyet kemudian dievakuasi ke kantor RKSDA untuk pemeliharaan sementara.

Menurut Wahyono, meskipun monyet ekor panjang tidak termasuk satwa dilindungi, keberadaannya di lingkungan permukiman tetap berpotensi menimbulkan konflik dengan manusia.

Apalagi dalam kondisi tertentu satwa bisa menjadi agresif.

"Kami mengimbau masyarakat tidak memelihara satwa liar, karena selain berisiko bagi keselamatan, juga dapat mengganggu keseimbangan ekosistem," tegasnya.

BACA JUGA:Empat Satwa Liar Dilepasliarkan di Cagar Alam Nusakambangan Timur Cilacap

Ia menambahkan, ke depan RKSDA akan menunggu arahan lebih lanjut terkait penanganan satwa tersebut termasuk kemungkinan pelepasliaran ke habitat yang sesuai.

Penanganan kasus ini turut melibatkan tim kesehatan hewan dan Tim Zoonosis Kabupaten Cilacap yang sebelumnya melakukan pemantauan terhadap korban gigitan maupun satwa, sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan penyakit.

"Kita libatkan tim kesehatan untuk memantau kondisi kesehatan korban gigitan kera ekor panjang sebagai tindakan pencegahan," pungkasnya. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: