MAN 3 Kebumen Menuju Madrasah Adiwiyata Jateng
Siswa MAN 3 Kebumen melaksanakan kegiatan P5 yang berfokus pada pengolahan limbah atau konservasi air di lingkungan madrasah. --
KEBUMEN - MAN 3 Kebumen menuju Madrasah Adiwiyata. Ini merupakan langkah strategis yang sangat positif, tidak hanya untuk kelestarian lingkungan tetapi juga untuk pembentukan karakter seluruh warga madrasah.
Di Kebumen tahun ini hanya SMA Negeri 1 Mirit dan MAN 3 Kebumen yang mewakili Kebumen untuk menuju madrasah/sekolah Adiwiyata di tingkat provinsi Jawa Tengah.
Kepala MAN 3 Kebumen Hj Lutfah Iin Setyorini SS MPd melalui Ketua tim adiwiyata Arif Budiyanto SAg MPd menyampaikan menjadi Madrasah Adiwiyata bukan sekadar tentang penghijauan, melainkan upaya menciptakan madrasah yang peduli dan berbudaya lingkungan.
"Ini sejalan dengan konsep "Kurikulum Berbasis Cinta", di mana kepedulian terhadap alam merupakan manifestasi cinta kepada sang Pencipta dan sesama makhluk hidup," katanya, baru ini.
Dijelaskannya, kebijakan berwawasan lingkungan yakni pengintegrasian materi lingkungan hidup ke dalam mata pelajaran, termasuk Bahasa Indonesia.
"Misalnya, membuat teks laporan hasil observasi tentang ekosistem sekolah," tuturnya.
Adapun, pengelolaan sarana pendukung yakni dengan menyediakan tempat sampah terpilah, pembuatan kompos, pemanfaatan lahan kosong untuk apotek hidup, dan efisiensi energi.
"Partisipasi Publik dilaksanakan melalui peran humas, menjalin kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), masyarakat sekitar, dan orang tua siswa untuk mendukung program Green School," papanya.
Sedangkan publikasi buletin "Intuisi" dilaksanakan menggunakan media madrasah untuk mengedukasi siswa mengenai gaya hidup minim sampah (zero waste) dan pelestarian lingkungan. (mam)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
