Banner v.2

TPG 419 Guru Madrasah di Banyumas Cair, Kemenag Ingatkan Gaya Hidup

TPG 419 Guru Madrasah di Banyumas Cair, Kemenag Ingatkan Gaya Hidup

Ratusan guru madrasah non ASN mengikuti proses pembuatan buku rekening di Kantor Kemenag Banyumas, Kamis (16/4).-YUDHA IMAN/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi ratusan guru madrasah non ASN lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025 di Banyumas mulai cair. Pencairan ini disambut antusias karena menjadi tambahan penghasilan bagi para guru.

Pantauan di lapangan pada Kamis (16/4), proses pengurusan buku rekening diikuti ratusan guru madrasah non ASN. Sebanyak 200 guru mengikuti gelombang pertama, sementara sisanya dijadwalkan pada gelombang kedua.

Pelaksana Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Banyumas, Endwi Supeno mengatakan pemprosesan buku rekening diikuti guru dari berbagai jenjang. Mulai dari RA hingga MA, seluruhnya merupakan lulusan PPG tahun lalu yang kini mulai menerima TPG.

"Total ada 419 guru yang ikut," katanya ditemui Radarmas.

BACA JUGA:Pemkab Cilacap Gerak Cepat Tindaklanjuti Pencairan TPG dan THR Guru Agama, Data Sudah Dikirim ke Pusat

Pencairan TPG ini menjadi momentum penting bagi guru madrasah non ASN untuk meningkatkan kesejahteraan. Namun di sisi lain, para guru juga diingatkan untuk tetap bijak dalam mengelola keuangan.

Kasubbag TU Kantor Kemenag Banyumas, Edi Sungkowo mengingatkan agar tambahan penghasilan tidak diikuti peningkatan pengeluaran yang tidak terkendali. Ia menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemasukan dan gaya hidup.

"Sebelumnya dengan gaji yang terbatas tidak ada masalah justru setelahnya bisa ada apa-apa karena pengeluaran melebihi gaji. Kami ingatkan dari awal," terang dia.

Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Ibnu Asaduddin menyampaikan pencairan TPG guru madrasah di Banyumas secara umum berjalan aman. Proses pencairan dilakukan bertahap setelah sebelumnya TPG untuk Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) lebih dulu direalisasikan.

BACA JUGA:Proyek SBSN Madrasah Banyumas Lanjut, Lelang Digelar Bulan Depan

"Sebelum lebaran Idul Fitri cair," pungkasnya.

Pencairan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan guru. Lebih jauh, hal ini juga diharapkan berdampak pada kualitas pendidikan di madrasah. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: