Banyak Pengelola Desa Wisata Belum Paham Dasar Pengelolaan
Desa wisata Kampung Pendekar Desa Sidaurip Binangun yang sudah mendapatkan SK Bupati Cilacap.-Medsos Kampung Pendekar-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Pengembangan desa wisata di Cilacap tidak hanya soal potensi alam atau budaya, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam mengelolanya.
Hal ini diwujudkan dengan digelarnya Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata yang berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis 8 - 9 April 2026 kemarin.
Menurut Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Disparpora Cilacap Ida Farida mengatakan, masih banyak pengelola desa wisata yang belum memahami dasar-dasar pengelolaan.
Mulai dari administrasi hingga pelayanan kepada wisatawan.
BACA JUGA:Cilacap Punya 19 Desa Wisata, Pemkab Siap Dorong Pengelolaan
"Potensi sudah ada, tapi pengelolaannya belum maksimal. Ini yang kita perkuat, supaya desa wisata bisa berjalan lebih profesional," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (10/4/2026).
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali materi dasar seperti penyusunan aturan internal, pengelolaan operasional, hingga standar pelayanan.
"Selain itu, peserta juga diajarkan cara menyusun paket wisata agar lebih menarik dan memiliki nilai jual," lanjutnya.
Menurutnya, tanpa pengelolaan yang baik, desa wisata akan sulit berkembang meski memiliki daya tarik yang kuat.
BACA JUGA:Disparpora Perbarui Klasifikasi Desa Wisata di Cilacap, 19 Desa dengan Klasifikasi Baru
"Kalau tidak dikelola dengan baik, wisatawan datang sekali lalu tidak kembali. Ini yang harus diantisipasi," jelasnya.
Selain itu, kemampuan promosi juga menjadi tantangan lain.
Banyak desa wisata dinilai belum optimal memanfaatkan media digital untuk memperkenalkan potensi mereka.
Ke depan, peningkatan kapasitas pengelola akan terus dilakukan agar desa wisata di Cilacap bisa berkembang dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
