Rencana Pengolahan Sampah di Wilayah Barat Cilacap Terus Dikaji
Pengecekan TPA Kunci di Desa Kunci, Kecamatan Sidareja oleh Plt Bupati Cilacap beserta jajaran DLH dan pihak ketiga.-DLH Kabupaten Cilacap Untuk Radarmas-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Rencana pengolahan sampah di wilayah barat Cilacap terus dikaji, termasuk kemungkinan penerapan sistem yang mampu mengubah sampah menjadi energi.
Penjajakan ini dilakukan melalui kunjungan lapangan Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya bersama calon investor dari Alterna Verde, Kamis (9/4/2026).
Ammy mengatakan, rencana pengembangan TPA Kunci yang ada di Desa Kunci, Kecamatan Sidareja, seluas 1,4 hektare akan dibiayai oleh investor dengan teknologi yang diklaim mampu mengolah sampah hingga 1.000 ton per hari.
“Konsepnya sampah diolah jadi gas yang bisa dimanfaatkan, misalnya untuk energi,” ujarnya.
BACA JUGA:Investor Lirik Pengelolaan Sampah di Cilacap, TPA Kunci Disiapkan
Meski demikian, Ammy menegaskan kerja sama tersebut masih dalam tahap awal dan belum ada keputusan final.
“Kita masih hitung kebutuhan lahannya dan peruntukannya. Ini masih tahap kajian,” tandasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cilacap, Ahmad Nurlaely mengatakan pengelolaan sampah di lapangan masih menghadapi kendala pasokan yang belum memenuhi kebutuhan optimal.
Dari hasil pengecekan, volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kunci sekitar 20 ton per hari, sedangkan di Majenang mencapai 30 ton per hari.
BACA JUGA:Antisipasi Bau Sampah di TPS, DLH Cilacap Terapkan Inovasi Eco Lindi
"Sementara di TPA Jeruklegi masih ada sekitar 100 ton sampah per hari yang belum terolah, melalui fasilitas RDF dalam kondisi normal," jelasnya.
Dengan itu, masih adanya kekurangan kuota sampah untuk kebutuhan minimal pengolahan.
Padahal, kebutuhan ideal pengolahan mencapai sekitar 300 ton per hari.
Sebagai alternatif, DLH mengusulkan penerapan skema mini circular controlled landfill agar pengolahan tetap bisa berjalan meski kapasitas sampah belum ideal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
