Museum Wayang Banyumas Go Internasional, Layanan Turis Ditingkatkan
Pengunjung dari Thailand memperhatikan koleksi wayang Gagrag Banyumasan di Museum Wayang Banyumas.-INDRA UNTUK RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Pengunjung Museum Wayang Banyumas tidak hanya berasal dari wisatawan lokal, tetapi juga pelancong mancanegara yang datang ke kawasan Kota Lama Banyumas. Kondisi ini mendorong pengelola meningkatkan pelayanan agar lebih ramah bagi turis asing.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambahkan narasi berbahasa Inggris pada sebagian koleksi yang dipajang. Upaya ini dilakukan untuk memudahkan wisatawan asing memahami informasi yang disajikan.
"Narasi koleksi sudah ada yang ditranslate ke Bahasa Inggris, lebih memudahkan dalam interaksi dengan pengunjung mancanegara," jelas Staf Pengelola Museum Wayang Banyumas Tri Jono Indra, Kamis (9/4). Pernyataan ini menunjukkan komitmen museum dalam meningkatkan kualitas layanan.
Keberadaan narasi dua bahasa, yaitu Indonesia dan Inggris, menjadi upaya meningkatkan aksesibilitas bagi wisatawan asing. Selain itu, langkah ini juga penting untuk pelestarian warisan budaya sekaligus mengenalkan wayang khas Banyumas ke dunia internasional.
BACA JUGA:Tren Lansia ke Museum Wayang Melonjak, Akses Trans Banyumas Dorong Kunjungan
Berbagai jenis wayang, khususnya Gagrag Banyumasan, kini lebih mudah dipahami oleh pengunjung dari luar negeri. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya lokal secara lebih mendalam.
Rombongan wisatawan dari Thailand menjadi salah satu contoh pengunjung mancanegara yang datang ke museum tersebut. Mereka terlihat antusias saat melihat berbagai koleksi yang dipamerkan.
Disebutkan Indra, para wisatawan tersebut terkesan dengan display koleksi wayang dan ingin mengetahui lebih banyak tentang Gagrag Banyumasan. Ketertarikan ini menunjukkan potensi besar museum sebagai destinasi edukasi budaya internasional.
"Desain display koleksi wayang Gagrag Banyumasan yang lebih bagus juga memudahkan untuk menarik perhatian wisatawan mancanegara," imbuh Indra. Penataan visual yang menarik menjadi faktor penting dalam meningkatkan pengalaman pengunjung.
BACA JUGA:Rutin Pentaskan Wayang Kulit, Sumanto Dapat Gelar Satriyo Pelestari Budaya Ringgit Purwo
Melengkapi pengenalan koleksi, wisatawan dari Thailand juga diajak ke ruang gamelan. Mereka tampak antusias menjajal menabuh alat musik tradisional tersebut. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
