Modus KTP Digital, 5 Calon Jemaah Haji Purbalingga Diteror Telepon Misterius
Suasana pelayanan di Kantor Kemenhaj Purbalingga. Jemaah diminta abaikan instruksi mencurigakan dari nomor tak dikenal.-Alwi Safrudin/Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Lima calon jemaah haji di Kabupaten Purbalingga menerima panggilan mencurigakan dari nomor tak dikenal. Mereka diminta membuat barcode KTP digital dan diarahkan berkumpul pada 26 Maret 2026.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Purbalingga Ani Mufarohkah memastikan informasi tersebut merupakan penipuan.
“Informasi itu sama sekali tidak benar. Kami mengimbau jemaah untuk tidak langsung percaya pada instruksi yang datang dari nomor yang tidak jelas,” tegasnya, Kamis (26/3/2026).
Modus penipuan menyasar spesifik calon jemaah haji, baik yang akan berangkat tahun ini maupun tahun berikutnya. Para korban yang curiga kemudian melakukan konfirmasi langsung ke kantor Kemenhaj Purbalingga.
BACA JUGA:2 Bulan Jelang Berangkat, Kemenhaj Purbalingga Imbau Jemaah Haji Jaga Kesehatan
Ani menegaskan seluruh informasi resmi tidak pernah disampaikan melalui nomor pribadi yang tidak terverifikasi.
“Jika ada pengumuman, pasti kami bersurat resmi ke KBIH, biro umrah, atau langsung kepada jemaah yang bersangkutan,” ujarnya.
Selain itu, informasi resmi juga disampaikan melalui grup WhatsApp khusus jemaah haji. Jemaah diminta tetap waspada dan tidak menuruti instruksi mencurigakan dari pihak tidak dikenal.
“Pemberitahuan juga rutin kami sampaikan melalui grup WhatsApp khusus jemaah,” tambahnya.
Kemenhaj Purbalingga meminta jemaah segera melapor jika menemukan indikasi penipuan serupa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

